kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Waspada! Ini penyebab gula darah tinggi bagi yang bukan penderita diabetes


Sabtu, 21 Agustus 2021 / 08:50 WIB
Waspada! Ini penyebab gula darah tinggi bagi yang bukan penderita diabetes
ILUSTRASI. Aktivitas fisik yang kurang penyebab gula darah tinggi bagi yang bukan penderita diabetes. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari.


Sumber: Kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Waspadagula darah tinggi juga bisa terjadi pada orang yang bukan penderita diabetes, lo. Jadi, kenali penyebab gula darah tinggi pada bukan penderita penyakit itu.

Hiperglikemia atau gula darah tinggi adalah kondisi ketika ada terlalu banyak gula dalam darah. Selama ini, mungkin lebih dikenal sebagai gejala utama yang mendasari penyakit diabetes. 

Padahal sebenarnya, gula darah tinggi juga bisa terjadi pada orang yang tidak menderita diabetes tipe 1 maupun diabetes tipe 2.

Baik pada penderita diabetes maupun yang bukan, kondisi gula darah tinggi penting untuk bisa dikelola dengan baik. 

Dilansir dari WebMD, peningkatan glukosa darah di antaranya dapat menyebabkan berbagai kondisi merugikan: 

  • Menunda kemampuan tubuh untuk sembuh 
  • Meningkatkan risiko infeksi 
  • Menyebabkan kerusakan permanen pada saraf, pembuluh darah, dan organ, seperti seperti mata dan ginjal 
  • Kerusakan pembuluh darah akibat gula darah tinggi juga bisa meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. 

Baca Juga: 10 Ciri-ciri gula darah tinggi, Anda wajib mengenali

Mengutip Healthline, Anda bisa dianggap mengalami gangguan toleransi glukosa atau pradiabetes jika memiliki kadar glukosa puasa antara 100–125 mg/dL

Dan, mengalami hiperglikemia bila kadar glukosa darah puasa lebih dari 125 mg/dL atau lebih besar dari 180 mg/dL dua jam setelah makan. 

Tubuh memperoleh glukosa terutama melalui konsumsi karbohidrat, tetapi juga melalui pemecahan glikogen menjadi glukosa (glikogenolisis) atau konversi sumber non-karbohidrat menjadi glukosa (glukoneogenesis) yang terutama terjadi di hati. 

Sementara 50%-80% glukosa dipakai oleh otak, ginjal, dan sel darah merah untuk energi. Sisa pasokan glukosa disimpan sebagai glikogen di hati juga otot dan dapat dimanfaatkan di lain waktu untuk energi atau diubah menjadi jaringan lemak.

Penyebab gula darah tinggi pada bukan penderita diabetes 

Pada orang sehat, kadar glukosa darah diatur oleh hormon insulin agar tetap pada tingkat stabil 80-100 mg/dL. 

Insulin mempertahankan gula darah stabil dengan meningkatkan penyerapan dan penyimpanan glukosa dan menurunkan protein inflamasi yang meningkatkan gula darah ketika ada kelebihan glukosa dalam darah. 

Baca Juga: Bisa obati diabetes, berikut 4 khasiat daun salam




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×