kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Waspada, ini 8 penyebab gula darah naik


Senin, 02 Agustus 2021 / 23:20 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

7. Tidak menyikat gigi dan flossing 

Dilansir dari WebMD, jika Anda menderita diabetes, Anda lebih mungkin terkena penyakit gusi yang juga dikenal sebagai gingivitis. Sementara penyakit gusi yang serius dapat mempersulit Anda untuk mengontrol gula darah.

Seperti semua infeksi, penyakit gusi dapat menyebabkan glukosa Anda meningkat. Hal itu pada gilirannya dapat membuat infeksi lain lebih mungkin terjadi. 

Gusi yang meradang atau terinfeksi juga dapat menyebabkan sistem pertahanan tubuh Anda bekerja berlebihan. Kondisi ini dapat membuat tubuh Anda lebih sulit untuk menjaga insulin dan gula darah tetap terkendali. 

Jika Anda mengalami diabetes, alangkah baiknya Anda bukan hanya menyikat gigi dan menggunakan benang gigi, tetapi juga berkumur dengan obat kumur antiseptik setiap hari. 

Selain itu, coba terus kontrol rutin kesehatan gigi dan mulut Anda ke dokter gigi, selagi terus mengupayakan pengelolaan kadar gula darah yang baik. 

8. Dehidrasi 

Saat Anda mengalami dehidrasi, glukosa Anda mungkin akan menjadi lebih tinggi dari biasanya. 

Oleh sebab itu, siapa saja penting untuk menjaga asupan air putih. Minumlah air putih minimal 8-9 gelas air putih sehari. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "8 Penyebab Gula Darah Naik yang Perlu Diwaspadai"

Penulis: Irawan Sapto Adhi
Editor: Irawan Sapto Adhi

Selanjutnya: 7 Cara mudah mencegah gula darah tinggi, bisa Anda praktikkan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×