UPDATE Bed occupancy rate (BOR) rumah sakit corona di Jakarta tinggal terisi 11%

Rabu, 15 September 2021 | 01:07 WIB   Reporter: Syamsul Ashar
UPDATE Bed occupancy rate (BOR) rumah sakit corona di Jakarta tinggal terisi 11%

ILUSTRASI. Sejumlah tenaga kesehatan keluar dari Rusun Pasar Rumput, Manggarai, Jakarta, Kamis (2/9/2021). UPDATE bed occupancy rate rumah sakit (BOR) corona di Jakarta cuma terisi 11%. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Keberhasilan Provinsi DKI Jakarta untuk mengendalikan pandemi corona di Jakarta tergambar dari tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate atau BOR rumah sakit corona di Jakarta yang makin rendah.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit corona di Jakarta pada hari Selasa (14/9) hanya sebesar 11%.

Dengan tingkat bed occupancy rate (BOR) yang rendah berarti sebanyak 89% tempat tidur rumah sakit corona di Jakarta saat ini dalam kondisi kosong.

Baca Juga: UPDATE Corona di Jakarta, Selasa (14/9) positif 190, sembuh 500, meninggal 3

Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta terus menyediakan tempat tidur isolasi dan tempat tidur ICU bagi pasien corona di Jakarta dalam penanganan pandemi Covid-19. 

Hingga 12 September 2021, dari 140 Rumah Sakit yang merawat pasien corona di Jakarta untuk tempat tidur isolasi sejumlah 6.721, persentase keterisiannya atau bed occupancy rate (BOR) sebesar 11% dengan total pasien isolasi sebanyak 760 orang. 

Sedangkan, untuk keterisian tempat tidur ICU bagi pasien corona di Jakarta sejumlah 1.217, persentase keterisiannya sebesar 23% dengan total pasien ICU sebanyak 275 orang.

Baca Juga: UPDATE Corona Indonesia, 14 September: Tambah 4.128 kasus baru, tetap disiplin prokes

Selain itu indikator pengendalian pandemi corona di Jakarta terus menunjukkan hasil positif sehingga tingkat positivity rate terus melandai.

Hal ini terlihat dari angka positivity rate corona di Jakarta atau persentase kasus positif sepekan terakhir yang terus membaik.

Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat positivity rate corona di Jakarta sebesar 1,6%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 14,2%. Sebagai catatan WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia  memaparkan berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yakni Selasa (14/9), Dinas Kesehatan telah melakukan tes PCR corona di Jakarta dengan total sebanyak 17.325 spesimen. 

SELANJUTNYA>>>

Dari jumlah tes corona di Jakarta tersebut, sebanyak 15.592 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 190 positif dan 15.402 negatif. 

Selain itu, fasilitas kesehatan di DKI Jakarta juga melakukan tes antigen tes corona di Jakarta hari Selasa (14/9) sebanyak 13.744 orang dites, dengan hasil 11 positif dan 13.733 negatif.

Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk tes corona di Jakarta Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu. 

Baca Juga: UPDATE Vaksinasi Covid-19 per 14 September: Ada penambahan vaksinasi 1.407.444 dosis

"Target ini tes corona di Jakarta telah terlampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 121.671 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 565.470 per sejuta penduduk," terangnya.

Adapun jumlah kasus aktif corona di Jakarta turun sejumlah 313 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 3.368 (orang yang masih dirawat/ isolasi). 

Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi corona di Jakarta secara total sampai Selasa (14/9) sebanyak 855.119 kasus. 

Baca Juga: Capaian vaksinasi jadi indikator PPKM, ini aturannya di aglomerasi

Perlu diketahui, hasil tes antigen positif corona di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Dari jumlah total kasus positif corona di Jakarta, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 838.306 dengan tingkat kesembuhan 98%, 

Adapun pasien corona di Jakarta yang meninggal dunia total sebanyak 13.445 orang dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,3%.

  • Vaksinasi corona di Jakarta terus digenjot

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus menggencarkan program vaksinasi corona di Jakarta bagi seluruh warga DKI Jakarta.

SELANJUTNYA>>

Hal ini mengingat meskipun pencapain vaksinasi corona di Jakarta secara realisasi sudah melebihi 100%, ternyata peserta vaksinasi yang asli warga ber Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI Jakarta baru sebesar 62% saja atau sebanyak  6.277.067 orang.

Artinya sekitar 38% atau setara dengan 3.847.235 warga dari luar DKI Jakarta yang telah mengikuti program vaksinasi corona di Jakarta.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, saat ini proses vaksinasi corona di Jakarta juga masih terus berlangsung. 

Baca Juga: Ternyata baru 62% warga Jakarta yang mengikuti vaksinasi dosis 1, ini penjelasannya

Untuk vaksinasi corona di Jakarta pada Vaksinasi Program, total dosis 1 saat ini sebanyak 10.124.301 orang (113,2%), dengan proporsi 62% merupakan warga ber-KTP DKI dan 38% warga KTP Non DKI. 

Jumlah peserta vaksinasi corona di Jakarta yang divaksin dosis 1 hari ini sebanyak 28.942 orang. Sedangkan, total dosis 2 kini mencapai 7.023.287 orang (78,5%), dengan proporsi 64% merupakan warga ber-KTP DKI dan 36% warga KTP Non DKI. Jumlah yang divaksin dosis 2 hari ini sebanyak 112.728 orang.

Lebih lanjut, Dwi menjelaskan pencapaian vaksinasi corona di Jakarta pada anak usia 12-17 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan sebanyak 85,8% dan untuk dosis 2 sebanyak 67,7%. 

Baca Juga: Kasus sembuh Covid-19 terus bertambah mencapai 3,9 juta orang

Sedangkan vaksinasi corona di Jakarta bagi warga usia 18-59 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan sebanyak 120,1% dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 80,1%. 

Adapun vaksinasi corona di Jakarta pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan sebanyak 89,6% dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 78,2%. 

Sementara vaksinasi corona di Jakarta untuk program vaksinasi gotong royong, untuk dosis 1 telah diberikan kepada 209.110 orang dan dosis 2 sebanyak 180.037 orang.

Halaman   1 2 3 Tampilkan Semua
Editor: Syamsul Azhar
Terbaru