kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.955   31,00   0,17%
  • IDX 6.180   -61,52   -0,99%
  • KOMPAS100 805   -7,99   -0,98%
  • LQ45 615   -6,18   -0,99%
  • ISSI 213   -1,76   -0,82%
  • IDX30 341   -3,53   -1,03%
  • IDXHIDIV20 428   -1,79   -0,42%
  • IDX80 92   -0,94   -1,01%
  • IDXV30 116   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 110   -0,67   -0,60%

Tips menjaga kesehatan mental selama isoman, komunikasi jadi salah satu kuncinya


Senin, 12 Juli 2021 / 14:35 WIB
ILUSTRASI. Tips menjaga kesehatan mental selama isoman, komunikasi jadi salah satu kuncinya.


Penulis: Tiyas Septiana

Sebagai makhluk sosial, hubungan antarmanusia tentu penting dijaga meski sedang melakukan isolasi mandiri selama kurang lebih 10 hari. 

Komunikasi selama isoman bermanfaat untuk membagi kondisi dan perasaan saat ini. Anda bisa memanfaatkan media sosial atau melalui sambungan telepon. 

Jika Anda tetap mengalami kesulitan meski sudah melakukan tips tersebut, segera konselor, psikolog, atau psikiater untuk mendapatkan pendampingan. Kesulitan yang dimaksud di antaranya adalah: 

  • Perasaan marah
  • Ketakutan
  • Kesedihan  
  • Frustrasi
  • Perubahan nafsu makan
  • Energi berkurang
  • Minat dan keinginan berkurang
  • Kesulitan tidur

Anda juga perlu waspada jika tidur Anda terganggu atau muncul beberapa keluhan fisik seperti nyeri kepala, nyeri ulu hati, serta nyeri di sejumlah bagian tubuh atau kulit.

"Kalau masih ada keluhan seperti itu sebaiknya segera minta pendampingan profesional, baik konselor, psikolog dan atau psikiater," ujar Ronny. 

Baca Juga: Pasien Covid-19 punya 4 tingkatan, ini gejala dan cara perawatannya

Dukungan sosial penting selama isoman

Dukungan sosial selama menjalani isoman penting untuk menjaga mental tetap sehat. Dukungan tersebut diharapkan mampu mengurai masalah atau stresor saat isolasi mandiri. 

Karenanya, dukungan sosial atau masyarakat perlu ditingkatkan selama pandemi Covid-19 masing berlangsung. 

Dukungan sosial dibutuhkan untuk memberikan jaminan terhadap pemenuhan kebutuhan dasar saat menjalani isoman. Masyarakat juga diimbau untuk tidak memberikan pelabelan atau stigmatisasi terhadap pasien Covid-19. 

Menurut Ronny, stigma menjadikan pasien Covid memiliki kekhawatiran yang lebih tinggi dibandingkan saat sebelum terinfeksi Covid. Selain itu, jaminan suplai yang kuat termasuk juga dalam informasi. 

Masyarakat yang sedang isoman diimbau untuk tidak ragu melakukan konsultasi dengan dokter atau petugas kesehatan terkait Covid-19. Dengan konsultasi secara berkala, perubahan derajat gejala bisa segera terdeteksi atau tertangani.

Selanjutnya: Tips anti gagal upload dokumen persyaratan CPNS di sscasn.bkn.go.id

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Terpopuler
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×