Tiga persiapan sebelum suntik vaksin Covid-19 menurut dokter Reisa

Selasa, 06 Juli 2021 | 14:57 WIB   Reporter: Adi Wikanto
Tiga persiapan sebelum suntik vaksin Covid-19 menurut dokter Reisa

ILUSTRASI. Tiga persiapan sebelum suntik vaksin Covid-19 menurut dokter Reisa

Persiapan ketiga sebelum suntik vaksin Covid-19 adalah mempelajari rangkaian proses vaksinasi. Para calon penerima vaksin Covid-19 perlu mempelajari pertanyaan-pertanyaan yang merupakan bagian skrining atau penyaringan peserta vaksinasi.

Menurut Surat Edaran Ditjen P2P bertanggal 18 Februari 2021, setidaknya ada 14 pertanyaan yang harus bisa dijawab calon penerima vaksin di meja penyaringan.Petunjuk teknis vaksinasi covid-19 menyatakan bahwa setiap pos vaksinasi setidaknya memiliki satu rangkaian proses dengan empat meja.

Meja No.1 adalah registrasi atau verifikasi pendaftaran. Meja 2 adalah penyaringan dengan anamnesa dan pemeriksaan kesehatan.

Meja 3 adalah tempat dilakukannya vaksinasi. Meja 4 adalah meja registrasi setelah penyuntikan yang disertai adanya ruang tunggu untuk dilakukannya masa observasi minimal 30 menit.

“Keempat meja ini melambangkan proses yang komprehensif. Oleh karena itu tidak bisa saling dipsahkan. Ikuti semuanya dengan persiapan yang baik dan patuhi saran petugas,” ujar Reisa.

Selama menunggu suntik vaksin Covid-19, pelajari semua tentang dampak ringan yang umum terjadi pascavaksinasi. Kemudian setelah menerima surat bukti sudah divaksinasi, buat agenda di kalender untuk kembali mendapatkan dosis kedua. “Dan tetaplah beraktivitas seperti biasa. Vaksinasi seharusnya membuat makin produktif, bukan sebaliknya,” katanya.

Tips untuk kelancaran vaksin Covid-19

Selain persiapan sebelum vaksin Covid-19 di atas, perhatikan juga tips berikut agar vaksinasi berjalan lancar:

Untuk menghindari tekanan darah tinggi pada saat skrining pemeriksaan kesehatan, Reisa menyarankan agar calon penerima vaksin beristirahat atau tidur dengan cukup, menjalani gaya hidup sehat, tidak merokok dan mengkonsumsi alkohol, berolahraga dengan rutin sesuai kapasitas tubuh masing-masing dan jauhi kondisi yang dapat menimbulkan stress berat.

Bagi masyarakat yang masih dalam pengobatan atau terapi, Reisa menganjurkan untuk tetap melanjutkan konsumsi obat-obatan yang disarankan dokter dan tidak perlu dihentikan karena hendak vaksinasi Covid-19.

Reisa menyarankan agar calon penerima vaksin memakai baju yang lengannya dapat dilipat dengan mudah atau baju berlengan pendek. Untuk perempuan, pos vaksinasi akan menyiapkan ruang tertutup, terutama bagi mereka yang berhijab.

Itulah persiapan yang perlu dilakukan sebelum vaksin Covid-19. Jangan takut untuk disuntik vaksin Covid-19, karena vaksinasi terbukti memberikan banyak keuntungan dalam menghadapi pandemi corona ini.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

 

Selanjutnya: Inilah perbedaan batuk kering biasa dengan gejala Covid-19

Editor: Adi Wikanto
Terbaru