Tidak Ingin Asam Lambung Tinggi Kumat Lagi? Hindari Konsumsi Sayuran Ini

Rabu, 07 Desember 2022 | 11:15 WIB   Reporter: Tri Sulistiowati
Tidak Ingin Asam Lambung Tinggi Kumat Lagi? Hindari Konsumsi Sayuran Ini


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asam lambung tinggi bisa disebabkan oleh makanan. Kenali 2 jenis sayur yang bisa memicu asam lambung naik.  

Asam lambung naik menimbulkan rasa mulas, mual, dan dada terasa panas. 

Baca Juga: 6 Penyebab Munculnya Lemak Ketiak dan Cara Menghilangkannya

Mengutip dari Mayo Clinic, asam lambung tinggi terjadi saat asam lambung berulang kali mengalir kembali ke kerongkongan. 

Asal tahu saja, proses naiknnya asam lambung tersebut bisa mengiritasi lapisan kerongkongan. 

Ada banyak faktor yang menyebabkan asam lambung tinggi selain konsumsi makanan pedas dan berlemak secara berlebihan yakni: 

  • Kegemukan 
  • Menggembung bagian atas perut di atas diafragma 
  • Kehamilan 
  • Gangguan jaringan ikat 
  • Pengosongan perut yang tertunda 
  • Merokok 
  • Makan dalam porsi besar mendekati waktu tidur 
  • Minum minuman mengandung kafein dan alkohol 
  • Konsumsi obat-obatan tertentu 

Perlu Anda ketahui, saat asam lambung tidak diobati dengan tepat dan segera bisa memicu peradangan kronis di kerongkongan. 

Sayuran pemicu asam lambung naik 

Sayuran memang baik dikonsumsi oleh penderita asam lambung. Namun, perlu Anda ketahui beberapa jenis sayuran tertentu bisa memicu asam lambung naik seperti: 

1. Sawi hijau 

Mengutip dari Grid, sawi hijau merupakan sayuran yang sebaiknya dihindari oleh penderita asam lambung. 

Sebab, kandungan vitamin K yang tinggi dalam sawi bisa mempengaruhi kesehatan penderita asam lambung. 

Selain itu, sawi termasuk dalam golongan sayuran yang menghasilkan gas. 

2. Tomat 

Melansir dari Nakita, tomat bisa memicu produksi asam lebih banyak dalam perut dan memicu gangguan kesehatan lambung. 

Hal tersebut terjadi karena tomat mengandung asam malat dan sitrat.

Baca Juga: Selain Menurunkan Berat Badan, Ini Manfaat Teh Hijau bila Diminum secara Rutin

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tri Sulistiowati

Terbaru