kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Tetap aman makan di restoran saat pandemi corona


Minggu, 18 Oktober 2020 / 08:24 WIB


Reporter: Havid Vebri | Editor: Havid Vebri

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rumah makan dan restoran merupakan salah satu tempat berisiko penularan Covid-19.

Terbukti, selama pandemi meruyak, ada banyak rumah makan dan restoran di berbagai daerah di Indonesia menjadi klaster penularan wabah asal Wuhan, Tiongkok ini.

Maraknya penularan wabah tersebut terjadi karena kurangnya kesadaran, baik pengunjung maupun pengelola restoran dalam menerapkan protokol kesehatan.

Longgar dalam menerapkan protokol kesehatan, misalnya, KONTAN dapati saat mampir ke sate kambing di Depok, Jawa Barat belum lama ini.

Tidak ada pemeriksaan suhu tubuh, kewajiban memakai masker maupun jaga jarak. Tempat mencuci tangan, tidak banyak disediakan. Padahal, Depok merupakan zona merah penyebaran wabah Covid-19.

Beda dengan restoran di mal yang umumnya menerapkan protokol ketat. "Resto di mal sudah menerapkan protokol ketat," ujar Emil Arifin, Wakil Ketua Umum Bidang Restoran Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

Hal ini sejalan dengan terbitnya Pergub DKI Jakarta Nomor 101 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 yang diteken Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 9 Oktober 2020.

Di sisi lain, tren masyarakat makan di luar pastinya juga meningkat seiring dimulainya kembali aktivitas kantor. Tentu, pengunjung juga harus mematuhi protokol demi mencegah penularan.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×