kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.710   -73,00   -0,41%
  • IDX 6.650   54,67   0,83%
  • KOMPAS100 869   9,88   1,15%
  • LQ45 659   7,28   1,12%
  • ISSI 231   1,95   0,85%
  • IDX30 369   3,99   1,09%
  • IDXHIDIV20 456   5,10   1,13%
  • IDX80 99   1,15   1,17%
  • IDXV30 126   1,91   1,54%
  • IDXQ30 118   1,53   1,31%

Studi terbaru: Delirium, gejala awal baru dari virus corona


Rabu, 09 Desember 2020 / 14:43 WIB
ILUSTRASI. Petugas medis dengan alat pelindung diri merawat pasien yang terinfeksi virus corona (COVID-19) dengan komputer tomograf di Unit Perawatan Intensif (ICU) Rumahsakit Havelhoehe, Berlin, Jerman, Jumat (30/10/2020).


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Melansir EurekAlert, studi kedua yang terbit di JAMA Network Open/Emergency Medicine menunjukkan, lansia yang datang ke unit gawat darurat (UGD) rumahsakit kemudian didiagnosis positif Covid-19, sering mengalami delirium ketika mereka tidak menunjukkan gejala khas virus corona, seperti demam dan batuk. 

Para peneliti memeriksa 817 pasien berusia 65 tahun atau lebih yang dirawat di UGD dan didiagnosis dengan Covid-19. Mereka menemukan, hampir sepertiga mengalami delirium pada saat mereka tiba di UGD. 

Mengigau adalah gejala utama yang muncul dari 16% pasien tersebut, dan 37% tidak memiliki gejala Covid-19 yang khas. Delirium adalah gejala paling umum keenam pada semua pasien. 

Temuan ini menunjukkan pentingnya memasukkan delirium dalam daftar periksa yang menunjukkan tanda dan gejala Covid-19 yang memandu skrining, pengujian, dan evaluasi.

"Studi ini menunjukkan, delirium bukan hanya gejala umum Covid-19, tetapi juga mungkin merupakan gejala utama dan mungkin satu-satunya pada orangtua," kata  Sharon K. Inouye, Profesor Kedokteran di Harvard Medical School, yang merupakan peneliti senior studi itu.

"Oleh karena itu, delirium harus dianggap sebagai gejala awal penting Covid-19," tegasnya.

Baca Juga: Cara merawat bayi agar aman dari penularan corona

Bersumber dari Healthline, berikut beberapa gejala sesorang menderita delirium:

  • sulit fokus dan mudah teralihkan
  • suka melamun dan lamban bereaksi
  • daya ingat menurun
  • kesulitan berbicara
  • berhalusinasi
  • mudah tersinggung dan mood berubah mendadak
  • sering gelisah
  • kebiasaan tidur berubah

Di tengah kasus Covid-19 yang semakin bertambah banyak di Indonesia dari hari ke hari, masyarakat harus mengenali gejala-gejala virus corona.

Selanjutnya: Studi terbaru: Virus corona sebabkan kerusakan paru-paru tersembunyi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Terpopuler
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×