kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Studi Sebut Sinovac dan Sinopharm Lemah terhadap Omicron, Harus Segera Dapat Booster?


Sabtu, 25 Desember 2021 / 16:45 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Tendi Mahadi

Lalu, apakah masyarakat Indonesia harus segera mendapatkan booster vaksin sebagai perlindungan dari varian Omicron? 

"Booster diperlukan ketika nanti ada data bahwa ada peningkatan kasus Covid-19 bergejala berat yang sudah divaksin komplit 1 tahun lalu vs yang divaksin 6 bulan lalu," jelas Ahmad. 

Seperti diketahui, vaksin booster adalah dosis vaksin tambahan yang dapat memberikan perlindungan ekstra terhadap penyakit, karena efek dari beberapa vaksin yang dapat menurun seiring waktu. 

Vaksin booster umum diberikan pada infeksi virus, seperti tetanus, difteri, dan pertusis (DTaP) yang membutuhkan booster setiap 10 tahun. (Ellyvon Pranita)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Studi Sinovac dan Sinopharm Lemah terhadap Omicron, Haruskah Segera Mendapat Booster Vaksin?"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×