kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 18.010   -10,00   -0,06%
  • IDX 5.956   39,44   0,67%
  • KOMPAS100 776   6,13   0,80%
  • LQ45 590   5,90   1,01%
  • ISSI 205   0,21   0,10%
  • IDX30 334   2,86   0,86%
  • IDXHIDIV20 412   3,82   0,94%
  • IDX80 88   0,77   0,88%
  • IDXV30 111   1,02   0,92%
  • IDXQ30 108   0,98   0,92%

Setop memarahi anak di depan umum! Ini dampak buruk yang mereka dapatkan


Rabu, 20 Januari 2021 / 15:49 WIB
ILUSTRASI. Setop memarahi anak di depan umum! Ini dampak buruk yang mereka dapatkan.


Penulis: Tiyas Septiana

Kata-kata kasar akan terekam dengan jelas pada otak anak. Anak terus mengingat kata tersebut dan beranggapan jika mereka seperti yang dikatakan orang tua. 

Kebiasaan ini bisa membuat kesehatan mental anak terganggu. Anak menjadi tidak percaya diri dan takut melakukan sesuatu.

Dampak buruknya bisa terbawa sampai mereka dewasa. Anak menjadi pribadi yang rendah diri dan enggan untuk berpendapat. 

  • Menghambat ekspresi diri secara alami

Memarahi dan mempermalukan anak di depan umum bisa mempengaruhi cara mereka berekspresi.

Mereka akan membatasi diri karena takut dimarahi. Imbasnya, anak menjadi kehilangan cara mengembangkan rasa ingin tahu dan kebahagiaan mereka. 

Karena sangat berhati-hati, anak menjadi sulit mengembangkan minat dan bakatnya. Dampaknya, anak menjadi bingung kemampuan apa yang menonjol yang mereka miliki. 

Selanjutnya: Biar buah hati nyaman saat menyusu, coba 5 posisi menyusui yang benar ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×