CLOSE [X]

Sering Menyerang Anak-Anak, Ini Gejala dan Cara Mendeteksi Kanker Darah

Kamis, 02 Juni 2022 | 06:36 WIB Sumber: Kompas.com
Sering Menyerang Anak-Anak, Ini Gejala dan Cara Mendeteksi Kanker Darah

ILUSTRASI. ilustrasi. Sering Menyerang Anak-Anak, Ini Gejala dan Cara Mendeteksi Kanker Darah


KONTAN.CO.ID - Jakarta. Simak gejala kanker darah pada anak-anak. Mengenali gejala kanker darah pada anak-anak penting untuk deteksi dini sehingga lebih cepat mendapatkan penanganan medis.

Kanker darah adalah salah satu jenis kanker yang kerap menyerang anak-anak. Terdapat tiga jenis kanker darah, di antaranya leukemia, limfoma, dan myeloma. Namun, jenis kanker darah yang paling diidap anak-anak adalah leukemia.

Dilansir dari American Cancer Society, penyebab kanker darah pada anak hingga kini belum diketahui secara pasti. Tapi, faktor mutasi atau perubahan DNA di sel darah dan sel sumsum tulang penghasil sel darah bisa memicu penyakit ini.

Mutasi DNA ini kemungkinan terjadi saat bayi baru dilahirkan, bahkan ada yang terjadi sebelum anak dilahirkan. Sangat jarang ada kanker darah pada anak yang disebabkan faktor paparan radiasi, bahan kimia pemicu kanker, atau infeksi.

Kombinasi mutasi gen tertentu bersamaan beberapa faktor pemicu kanker di atas bisa memengaruhi sel kekebalan tubuh dan menyebabkan kanker darah pada anak. Untuk meningkatkan kewaspadaan pada penyakit ini, kenali beberapa gejala kanker darah pada anak.

Baca Juga: Diidap Marsanda, Ini Ciri-Ciri & Cara Mengecek Tumor Payudara

Gejala kanker darah pada anak

Ada beberapa gejala kanker darah pada anak yang perlu diwaspadai para orangtua, yakni:

  • Badan mudah memar dan pendarahan

Gejala kanker darah pertama pada anak yang harus diwaspadai adalah badan mudah memar dan pendarahan. Dilansir dari Healthline, anak-anak pengidap kanker darah rentan mengalami pendarahan seperti mimisan atau gusi berdarah. Selain itu, terkadang di beberapa bagian tubuh juga muncul memar atau bintik-bintik merah kecil di kulit tanpa sebab jelas.

Kondisi ini disebabkan pembuluh darah kecil mengalami pendarahan. Sakit perut dan tidak nafsu makan Kanker bisa membuat sel darah menumpuk di limpa, hati, dan ginjal, sehingga beberapa organ vital ini membengkak.

Kondisi ini tak hanya membuat perut bengkak, tapi juga sakit perut. Dalam keadaan seperti ini, anak biasanya juga jadi tidak nafsu makan karena perutnya tidak nyaman. Imbasnya, berat badan anak turut merosot.

  • Sesak napas

Gejala kanker darah kedua pada anak yang harus diwaspadai adalah sesak napas. Sel darah yang menumpuk di sekitar kelenjar timus di pangkal leher bisa membuat sesak napas. Selain itu, penyakit ini juga bisa membuat kelenjar getah bening di dada bengkak dan mendesak bagian tenggorokan. Akibatnya, penderita bisa sesak napas dan mengi.

  • Mudah sakit atau kerap infeksi

Gejala kanker darah ketiga pada anak yang harus diwaspadai adalah mudah sakit atau kerap infeksi. Gangguan fungsi sel darah putih yang penting untuk membantu melawan infeksi karena penyakit kanker darah bisa menyebabkan anak jadi mudah sakit.

Selain itu, anak juga lebih rentan terkena infeksi, sehingga anak jadi sering terkena infeksi bakteri dan virus meskipun sudah diobati. Gejala infeksi ini biasanya demam, batuk, pilek.

  • Beberapa bagian tubuh bengkak-bengkak

Gejala kanker darah keempat pada anak yang harus diwaspadai adalah tubuh bengkak-bengkak. Penyakit kanker darah membuat sel kanker menumpuk di kelenjar getah bening dan membuat beberapa bagian tubuh membengkak.

Penderita kanker darah biasanya mendapati kelenjar getah bening di ketiak atau lengan bawah, leher, selangkangan, atau di atas tulang selangka membengkak. Selain itu, pembengkakan kelenjar timus karena kanker juga bisa menekan pembuluh darah yang mengangkut darah dari lengan dan kepala ke jantung.

Tekanan ini membuat darah menggenang dan memicu pembengkakan di wajah, lengan, dan dada. Selain bengkak, beberapa bagian tubuh ini juga ruam kemerahan dan kebiruan, sakit kepala, atau pusing.

  • Sakit tulang dan sendi

Gejala kanker darah kelima pada anak yang harus diwaspadai adalah sakit tulang dan sendi. Penyakit kanker bisa membuat prosuksi sel darah berlebihan dan menumpuk di tulang dan sendi. Kondisi ini bisa menyebabkan nyeri di tulang dan sendi. Pengidap kanker darah anak bisa merasakan sakit punggung sampai pincang saat berjalan karena nyeri.

  • Anemia

Gejala kanker darah keenam pada anak yang harus diwaspadai adalah anemia. Kanker darah juga bisa membuat sel darah merah yang bertugas mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh tidak bisa berfungsi optimak. Akibatnya, penderita bisa mengalami anemia dengan gejala badan lemas, kulit pucat, napas cepat, atau sakit kepala.

Cara mendeteksi kanker darah pada anak

Jika Anda mendapati beberapa gejala kanker darah pada anak di atas, segera konsultasikan ke dokter. Beberapa tanda penyakit di atas memang tidak selalu merujuk pada kanker.

Tapi, ada baiknya Anda tidak menyepelekan masalah kesehatan ini. Dokter dapat mendeteksi kanker darah pada anak dengan pemeriksaan fisik, tes darah, MRI, CT scan, atau biopsi.

Itulah berbagai gejala kanker darah pada anak yang harus diwaspadai dan cara mendeteksinya. Mari lebih cermat mendeteksi masalah kesehatan pada anak agar tidak terlambat mengobatinya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "7 Gejala Kanker Darah pada Anak yang Perlu Diwaspadai",


Penulis : Mahardini Nur Afifah
Editor : Mahardini Nur Afifah

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Adi Wikanto

Terbaru