Sejarah No Bra Day 13 Oktober, sehari tanpa bra dan cara merayakannya

Rabu, 13 Oktober 2021 | 09:58 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
Sejarah No Bra Day 13 Oktober, sehari tanpa bra dan cara merayakannya

ILUSTRASI. Ilustrasi kesadaran kanker payudara di No Bra Day 2021.

KONTAN.CO.ID - Hari ini, 13 Oktober diperingati sebagai No Bra Day 2021. Untuk merayakannya, Anda bisa mengucapkan Happy No Bra Day ke sesama perempuan lainnya di hari ini. 

No Bra Day Celebration atau Hari Tanpa Bra Nasional adalah hari untuk kesehatan wanita yang berfokus pada pencegahan kanker payudara. Dirangkum dari National Today, No Bra Day dibuat untuk meningkatkan kesadaran perempuan dan bahkan laki-laki akan kanker payudara, mengampanyekan pemeriksaan diri, dan deteksi dini kanker payudara. 

Sehingga, No Bra Day sengaja diperingati di tengah Breast Cancer Awarness Month atau Bulan Peduli Kanker Payudara yang jatuh pada bulan Oktober. 

Adanya No Bra Day juga diharapkan dapat membantu mengingatkan orang bahwa kanker payudara adalah penyakit yang berpotensi fatal, tetapi juga salah satu bentuk kanker yang paling dapat dicegah. 

Hari Tanpa Bra Nasional adalah tentang belajar mengenali tanda-tanda peringatan dini dan mendapatkan edukasi dalam memerangi kanker payudara. 

Baca Juga: Kenali Penyebab Munculnya Benjolan di Ketiak

Sejarah No Bra Day atau Hari Tanpa Bra Nasional

Sejarah No Bra Day dapat ditelusuri pada dua momen penting yaitu 9 Juli 2011 dan 19 Oktober 2011. 

Pada 9 Juli 2011, seseorang yang menggunakan nama samaran Anastasia Donuts menyusun Hari Tanpa Bra Nasional untuk meningkatkan kesadaran akan kanker payudara, bekerja sama dengan tiga situs web untuk membantu mengampanyekan hal tersebut. 

Kemudian, pada 19 Oktober 2011, di Toronto, Kanada terdapat seorang dokter bernama Dr. Mitchell Brown mencetuskan Hari BRA. 

Hari BRA yang berasal dari kata "Breast Reconstruction - An Event of Learning and Sharing" diperingati untuk meningkatkan kesadaran bagi wanita yang menjalani mastektomi atau operasi pengangkatan payudara dan mendorongnya untuk melakukan pemeriksaan diri. 

Tiga tahun kemudian, dua hari itu digabungkan dan diundur menjadi 13 Oktober untuk diperingati dalam Bulan Peduli Kanker Payudara.

Baca Juga: Efektif menurunkan berat badan, ini sederet manfaat terong untuk kesehatan

Editor: Virdita Ratriani
Terbaru