kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.070   10,00   0,06%
  • IDX 5.387   58,43   1,10%
  • KOMPAS100 696   9,52   1,39%
  • LQ45 544   7,83   1,46%
  • ISSI 184   2,22   1,23%
  • IDX30 304   3,40   1,13%
  • IDXHIDIV20 398   5,11   1,30%
  • IDX80 80   1,06   1,34%
  • IDXV30 111   1,17   1,07%
  • IDXQ30 101   1,42   1,43%

Riset Ungkap Dampak Main HP hingga Larut Malam pada Remaja, Cegah Sekarang!


Kamis, 22 Oktober 2026 / 11:54 WIB
Riset Ungkap Dampak Main HP hingga Larut Malam pada Remaja, Cegah Sekarang!
ILUSTRASI. Riset Ungkap Dampak Main HP hingga Larut Malam pada Remaja, Cegah Sekarang!


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Kebiasaan bermain ponsel hingga larut malam dapat berkaitan dengan perubahan pola tidur remaja. Penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal JAMA Pediatrics menemukan, penggunaan ponsel setelah pukul 22.00 berhubungan dengan waktu tidur yang lebih larut dan durasi tidur yang lebih pendek.

Studi yang dipublikasikan pada 19 Oktober 2026 tersebut melibatkan 425 remaja di Amerika Serikat dengan usia rata-rata 14,8 tahun. Peneliti menganalisis data penggunaan ponsel dan perangkat Fitbit untuk mengamati waktu tidur, waktu bangun, durasi tidur, serta periode terjaga pada malam hari.

Temuan ini menjadi perhatian di tengah kebiasaan remaja mengakses media sosial, membaca pesan, dan berpindah dari satu konten ke konten lain menjelang tidur. Aktivitas membaca konten secara terus-menerus, terutama yang bernada negatif, juga dikenal dengan istilah doomscrolling.

Mengutip penelitian dalam JAMA Pediatrics, penggunaan ponsel pada malam hari berkaitan dengan sejumlah perubahan pola tidur. Namun, penelitian tersebut tidak membuktikan bahwa penggunaan ponsel secara langsung menyebabkan gangguan tidur.

Baca Juga: Karhutla Bikin Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat, Amankah Lari di Luar Ruangan?

Main HP setelah pukul 22.00 berkaitan dengan waktu tidur lebih larut

Penelitian menemukan, pada malam ketika remaja menggunakan ponsel setelah pukul 22.00 lebih lama dibandingkan kebiasaan rata-rata mereka sendiri, waktu mulai tidur mundur sekitar 64,73 menit.

Pada malam-malam tersebut, durasi tidur mereka juga rata-rata berkurang sekitar 20 menit dibandingkan malam ketika penggunaan ponsel setelah pukul 22.00 lebih rendah dari rata-rata pribadi.

Dalam analisis yang telah disesuaikan dengan sejumlah faktor, setiap tambahan satu menit penggunaan ponsel setelah pukul 22.00 dibandingkan kebiasaan rata-rata individu berkaitan dengan waktu mulai tidur yang mundur sekitar 0,87 menit.

Tambahan penggunaan tersebut juga berkaitan dengan waktu bangun yang mundur sekitar 0,37 menit dan penurunan durasi tidur sekitar 0,43 menit.

Artinya, semakin lama penggunaan ponsel pada malam hari dibandingkan kebiasaan biasanya, semakin besar pula kaitannya dengan pergeseran waktu tidur dan berkurangnya durasi istirahat.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa waktu penggunaan ponsel menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan ketika membahas kebiasaan tidur remaja.

Baca Juga: BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara dari Total Temuan BPK Rp 196,17 Miliar

Jeda sebelum tidur berkaitan dengan waktu terjaga pada malam hari

Selain mengukur total penggunaan ponsel, peneliti juga mengamati aktivitas penggunaan perangkat dalam beberapa menit sebelum remaja mulai tidur.

Hasilnya menunjukkan, penggunaan ponsel pada lima menit terakhir sebelum tidur berkaitan dengan peningkatan waktu terjaga setelah tidur dimulai. Hubungan ini terutama terlihat pada 30 menit pertama setelah remaja mulai tidur.

Sebaliknya, hubungan antara penggunaan ponsel dan waktu terjaga tersebut mengecil ketika peneliti mengamati penggunaan dalam rentang waktu yang lebih panjang sebelum tidur, terutama sekitar 20 menit.

Temuan ini memperlihatkan bahwa penggunaan ponsel menjelang tidur dan total penggunaan ponsel pada malam hari berkaitan dengan aspek tidur yang berbeda. Penggunaan berkepanjangan setelah pukul 22.00 berkaitan dengan waktu tidur yang lebih larut dan durasi tidur lebih pendek, sedangkan penggunaan tepat sebelum tidur berkaitan dengan waktu terjaga setelah tidur dimulai.

Tonton: KMP Batumandi Terbakar di Merak! Semua Penumpang Berhasil Dievakuasi

Orangtua perlu memperhatikan kebiasaan penggunaan ponsel

Penelitian tersebut memperkuat pentingnya memperhatikan kebiasaan penggunaan ponsel pada malam hari dalam upaya menjaga kesehatan tidur remaja.

Peneliti menyimpulkan bahwa pengurangan penggunaan ponsel pada malam hari, khususnya setelah pukul 22.00 dan tepat sebelum tidur, berpotensi membantu meningkatkan kesehatan tidur remaja.

Meski demikian, hasil penelitian perlu dipahami secara proporsional. Studi ini mengamati hubungan antara penggunaan ponsel dan pola tidur, sehingga belum dapat memastikan hubungan sebab-akibat.

Karena itu, membatasi penggunaan ponsel menjelang tidur dapat menjadi salah satu langkah yang patut dipertimbangkan untuk mendukung kebiasaan tidur yang lebih baik, tanpa mengabaikan faktor lain yang juga dapat memengaruhi kualitas istirahat remaja.






Sumber: https://lifestyle.kompas.com/read/2026/10/22/093000720/jangan-biarkan-remaja-scroll-hp-hingga-larut-malam-hasil-riset-ungkap?page=all#page2. 

 

BUMN Singapura Temasek & GIC Bantah Lobi MSCI Untuk Turunkan Status Pasar Saham Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×