kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   18.000   0,66%
  • USD/IDR 17.714   -104,00   -0,58%
  • IDX 6.322   314,38   5,23%
  • KOMPAS100 843   49,35   6,22%
  • LQ45 632   34,48   5,77%
  • ISSI 216   9,87   4,79%
  • IDX30 357   18,29   5,40%
  • IDXHIDIV20 437   19,59   4,69%
  • IDX80 95   5,51   6,15%
  • IDXV30 117   4,20   3,71%
  • IDXQ30 114   5,31   4,87%

Riset: Pasien Covid-19 dengan penyakit ginjal punya risiko kematian lebih besar


Kamis, 17 Desember 2020 / 11:39 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Pada pasien yang memiliki dua penyakit komorbid, berisiko 15 kali lipat lebih tinggi untuk meninggal saat terinfeksi Covid-19 dibandingkan yang tidak memiliki kondisi komorbid. Lalu yang memiliki lebih atau sama dengan tiga penyakit komorbid berisiko 29 kali lipat lebih tinggi meninggal saat terinfeksi Covid-19. 

"Meskipun kita tahu penularan Covid-19 tidak mengenal batasan, temuan ini menunjukkan secara detail golongan mana saja yang perlu mendapat perhatian lebih dan diprioritaskan perlindungannya," jelas Wiku. 

Baca Juga: Satgas minta penghematan tes swab corona, IDI: Tak boleh jika untuk pelacakan kontak

Untuk itu, bagi masyarakat yang masuk dalam kategori berisiko tinggi atau bagi yang tinggal dengan anggota keluarga berisiko tinggi, maka Wiku menyarankan terapkan protokol kesehatan dengan ekstra disiplin. 

Ia mengajak masyarakat saling menjaga dan meringankan beban satu sama lain dengan disiplin protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Selanjutnya: Ini yang harus dilakukan jika ada pasien Covid-19 tanpa gejala

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×