kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.765.000   -24.000   -0,86%
  • USD/IDR 17.723   -13,00   -0,07%
  • IDX 6.304   -67,09   -1,05%
  • KOMPAS100 835   -8,55   -1,01%
  • LQ45 633   -1,97   -0,31%
  • ISSI 225   -3,47   -1,52%
  • IDX30 361   -0,12   -0,03%
  • IDXHIDIV20 449   1,40   0,31%
  • IDX80 96   -0,89   -0,92%
  • IDXV30 124   -1,16   -0,92%
  • IDXQ30 118   0,71   0,60%

Punya gejala sama, kenali perbedaan nyeri sendi akibat asam urat dengan autoimun


Rabu, 23 Desember 2020 / 11:36 WIB


Reporter: kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ada gejala yang sama-sama dirasakan oleh penderita rematik asam urat dan autoimun. Yakni, rasa sakit yang menyerang persendian tubuh. 

Memiliki gejala yang sama, tak jarang membuat orang salah mengira. Guru Besar Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Nyoman Kertia menyampaikan pemaparan tentang hal-hal yang perlu diketahui masyarakat tentang penyakit rematik asam urat dan autoimun. 

"Kedua penyakit itu memang sama-sama menyerang persendian tubuh," paparnya. 

Prof. Nyoman menjelaskan bahwa rematik asam urat dan autoimun memiliki gejala yang berbeda. Ia menyatakan bahwa kedua penyakit itu memang sama-sama menyerang persendian tubuh, namun untuk rematik cenderung hanya menyerang sebagian persendian, umumnya di jari-jari kaki.

Sementara Autoimun menyerang lebih menyeluruh persendian di tubuh. 

Baca Juga: Asam urat kumat? Cengkeh bermanfaat sebagai obat herbal untuk asam urat

Penyebab dan penanganan asam urat 

Selain gejala, ia menjelaskan bahwa rematik asam urat disebabkan oleh beberapa faktor. 

Penyakit tersebut bisa disebabkan faktor dari dalam, yakni secara genetik dan akibat kondisi penyakit lain. Namun, bisa pula disebabkan dari luar yaitu dari pola konsumsi. 

“Penyakit yang menyerang persendian ini bisa diderita oleh seseorang yang sering mengonsumsi makanan mengandung purin. Hal itu seperti jeroan, otak, kacang-kacangan, kobis, kangkung, emping, durian, dan nanas,” terangnya. 

Baca Juga: Penderita asam urat harus menghindari konsumsi sayuran, apa benar?




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×