kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Progres vaksinasi cukup pesat, penyelenggaraan event besar tak jadi masalah


Selasa, 12 Oktober 2021 / 09:15 WIB
Progres vaksinasi cukup pesat, penyelenggaraan event besar tak jadi masalah


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional  (PON) XX  berpotensi meningkatkan penyebaran kasus Covid-19. Titik mobilitas paling tinggi saat ini berada di Papua, tempat pesta olahraga tersebut dihelat. 

Rawannya penularan Covid-19 tidak hanya terjadi pada hari pelaksanaan saja, tetapi juga setelah PON berakhir dimana para atlet dan peserta PON akan kembali ke daerahnya masing-masing. 

Menurut, Senior Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Trioksa Siahaan, penyelenggaraan acara-acara besar secara offline sudah tidak masalah saat ini sepanjang telah dipersiapkan secara terukur dan terencana. 

Baca Juga: Satgas Penanganan Covid-19 optimistis potensi gelombang ketiga dapat dicegah

"Saat penyelenggaraan acara, standar protokol kesehatan juga harus dilaksanakan," ujarnya pada Kontan.co.id, Senin (11/10).

Di luar negeri, lanjut Trioksa, sudah banyak diselenggarakan acara-acara besar terutama di negara yang disiplin dan cepat dalam menjalankan program vaksinasi. Contohnya, ada piala Eropa dan liga-liga sepakbola. 

Dia melihat program vaksinasi di Indonesia juga sukses. Kebijakan pemerintah yang mempersyaratkan sertifikat vaksin dalam melakukan mobilitas bisa memitigasi penyebaran Covid-19. 

"Hal itu  terbukti berhasil, dimana jumlah kasus positif Covid-19 trennya semakin menurun," pungkas Trioksa.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Selanjutnya: Kini ada 10 vaksin yang digunakan di Indonesia, 1 vaksin diberikan 3 kali suntikan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×