Pisang Bisa Bikin Perut Kembung?

Senin, 16 Januari 2023 | 13:54 WIB   Reporter: Tri Sulistiowati
Pisang Bisa Bikin Perut Kembung?

ILUSTRASI. Pisang bisa memicu perut kembung untuk sebagian orang.


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pisang bisa bikin perut kembung untuk beberapa orang, ini alasannya. 

Pisang salah satu buah yang dikonsumsi sehari-hari oleh kebanyakan orang. 

Baca Juga: Pisang Baik atau Buruk untuk Kesehatan Penderita Asam Lambung?

Pisang biasanya dimakan saat pagi hari sebagai menu sarapan. Tidak heran, kandungan gula dan serat dalam pisang bisa meningkatkan energi serta melancarkan pencernaan. 

Namun, ada beberapa orang yang mulas atau mengalami perut kembung setelah makan pisang. 

Mengutip dari Verywell Health, ada beberapa faktor yang membuat pisang bisa memicu mulas pada seseorang. 

Pertama, kandungan serat larut dalam pisang mudah larut dalam air dan lebih mudah difermentasi di usus besar daripada serat tidak larut. Hal tersebut bisa menyebabkan gas dan kembung. 

Kedua, sorbitol dalam pisang bertindak sebagai pencahar dan bisa menyebabkan gas, kembung, dan diare bila dikonsumsi dalam jumlah banyak. 

Pisang dan sindrom iritasi usus (IBS) 

Pisang merupakan makanan yang bisa memicu perut kembung pada penderuta sindrom iritasi usus. 

Pisang mengandung tinggi fruktosa bila terlalu matang. Penderita IBS disarankan untuk menghindari konsumsi pisang karena bisa memicu banyak efek samping.  

Pisang merupakan makanan yang tinggi FODMAPS (oligosakarida, disakarida, monosakarida, dan poliol yang bisa difermentasi). 

Cara mencegah gejala gastrointestinal (GI) dari pisang 

Jika Anda mengalami gas, perut kembung, atau perut tidak nyaman sebaiknya pertimbangkan untuk membatasi jumlah konsumsi pisang. 

Anda bisa mulai dengan makan setengah buah pisang untuk menghindari gejala di atas. 

Anda sebaiknya minum banyak air secara bertahap setelah makan pisang untuk meningkatkan asupan serat dan mengurangi efek gejala GI. 

Baca Juga: Manfaat Buah Naga untuk Kesehatan Penderita Diabetes

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tri Sulistiowati

Terbaru