Tips Sehat

Penyebab dan cara mengatasi perut buncit yang tak boleh disepelekan

Sabtu, 15 Mei 2021 | 21:07 WIB Sumber: Kompas.com
Penyebab dan cara mengatasi perut buncit yang tak boleh disepelekan

ILUSTRASI. Meski umum terjadi, perut buncit dapat menimbulkan rasa tidak nyaman.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perut buncit terjadi ketika area perut tampak lebih besar dari biasanya. Meski umum terjadi, perut buncit dapat menimbulkan rasa tidak nyaman. Ada beberapa faktor yang menyebabkan perut buncit, mulai dari makan terlalu banyak hingga kehamilan.

Selain itu, penyebab perut buncit yang umum terjadi adalah penumpukan gas. Menelan udar dari konsumsi makanan tinggi serat dapat menyebabkan produksi gas.

Dilansir dari Healthline, 31 Juli 2019, terdapat beberapa kondisi kesehatan yang mengakibatkan perut buncit, di antaranya adalah:

1. Sindrom iritasis usus besar (IBS)

IBS merupakan masalah kesehatan yang menyebabkan kram dan nyeri perut. IBS dapat menyebabkan kembung dan membuat perut buncit. Menurut International Foundation for Functional Gastrointestinal Diseases, sekitar 1 dari 10 orang mengalami gejala IBS.

Baca Juga: Tips mengecilkan perut buncit tanpa obat

2. Intoleransi laktosa

Intoleransi laktosa merupakan kondisi yang terjadi ketika tubuh tidak bisa mencerna laktosa, yakni gula yang terdapat dalam produk susu. Salah satu gejala intoleransi laktosa adalah perut kembung, penumpukan gas, hingga perut buncit. Jika perut tampak buncit dalam waktu dua jam setelah mengonsumsi produk susu, bisa jadi hal tersebut menandakan intoleransi laktosa.

3. Asites

Asites merupakan gangguan kesehatan yang terjadi akibat cairan yang menumpuk dalam perut yang disebabkan oleh masalah pada hati seperti sirosis. Ketika asites pertama kali berkembang, mungkin tidak akan tampak gejala apapun. Namun, ketika cairan semakin menumpuk, perut akan tampak semakin membuncit.

Baca Juga: Coba 4 cara mengecilkan perut dengan bahan alami ini, yuk

4. Penyebab lain

Perut buncit bisa disebabkan oleh faktor yang kurang umum, seperti penumpukan batu empedu di kantong empedu. Penambahan berat badan juga dapat menyebabkan perut buncit, sebagaimana penyumbatan pada usus.

Cara mengatasi perut buncit

Jika perut buncit tidak diikuti rasa tidak nyaman atau nyeri, cobalah perawatan rumahan untuk mengatasinya. Namun, jika perut buncit mulai terasa menyakitkan, segera periksakan ke dokter untuk mengetahui penyebabnya.

1. Cara mengatasi perut buncit di rumah

Perut buncit yang disebabkan makan terlalu banyak dapat diatasi dengan memberikan jeda untuk perut mencerna makanan. Makan dalam porsi kecil dapat juga membantu mencegah perut buncit setelah makan.

Selain itu, pertimbangkan untuk makan lebih lambat agar perut memiliki waktu yang cukup untuk mencerna makanan. Jika perut buncit disebabkan oleh kembung, hindari makanan yang mengandung gas, seperti kacang-kacangan, brokoli, dan kubis. Sementara itu, untuk perut buncit yang diakibatkan oleh intoleransi laktosa, hindari berbagai produk susu.

Baca Juga: Coba 8 minuman ini untuk turunkan kolesterol tinggi

2. Perawatan medis

Jika perawatan di rumah tidak ampuh untuk mengatasi perut buncit, periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Mungkin dokter akan menyarankan penggunaan diuretik yang akan membantu ginjal mengeluarkan lebih banyak cairan yang menyebabkan perut buncit. Dalam kasus yang jarang terjadi, infeksi dapat berkembang di cairan asites sehingga pasien harus menjalani perawatan ketat dan antibiotik untuk mengatasi perut buncitnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Penyebab dan Cara Mengatasi Perut Buncit yang Tak Boleh Disepelekan.
Penulis: Lulu Lukyani

Baca Juga: Mudah Anda coba, inilah 4 tips mengecilkan perut

 

Halaman   1 2 Tampilkan Semua
Editor: Wahyu T.Rahmawati
Terbaru