kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.939   -8,00   -0,04%
  • IDX 6.344   -7,43   -0,12%
  • KOMPAS100 833   -2,31   -0,28%
  • LQ45 631   -3,13   -0,49%
  • ISSI 219   -0,63   -0,29%
  • IDX30 354   -1,64   -0,46%
  • IDXHIDIV20 433   -1,50   -0,35%
  • IDX80 95   -0,31   -0,33%
  • IDXV30 120   -0,41   -0,34%
  • IDXQ30 113   -0,60   -0,53%

Penyakit Hepatitis Akut Ada di Indonesia: Ketahui Penyebab, Gejala, dan Pencegahan


Sabtu, 07 Mei 2022 / 07:40 WIB


Penulis: Virdita Ratriani

Disarankan untuk menghindari obat-obatan yang tidak perlu karena efek negatif pada fungsi hati yang disebabkan oleh infeksi ini.

Hepatitis C (HCV) dapat menyebabkan infeksi akut dan kronis. Beberapa orang sembuh dengan sendirinya, sementara yang lain mengalami infeksi yang mengancam jiwa atau komplikasi lebih lanjut, termasuk sirosis atau kanker. 

Tidak ada vaksin untuk hepatitis C. Obat antivirus dapat menyembuhkan lebih dari 95% orang dengan infeksi hepatitis C, sehingga mengurangi risiko kematian akibat sirosis dan kanker hati, tetapi akses ke diagnosis dan pengobatan tetap rendah.

Baca Juga: IDI dan IDAI Himbau Kewaspadaan Dini Hepatitis Akut yang Belum Diketahui Penyebabnya

Virus hepatitis A (HAV) paling banyak menginfeksi negara berpenghasilan rendah dan menengah karena berkurangnya akses ke sumber air bersih dan serta meningkatnya risiko makanan yang terkontaminasi. 

Vaksin yang aman dan efektif tersedia untuk mencegah hepatitis A. Sebagian besar infeksi HAV bersifat ringan, dengan sebagian besar orang pulih sepenuhnya dan mengembangkan kekebalan terhadap infeksi lebih lanjut.

Namun, infeksi ini juga jarang menjadi parah dan mengancam nyawa karena risiko gagal hati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS [Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI

[X]
×