kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

Penyakit Hepatitis adalah Peradangan Hati: Ketahui Penyebab, Gejala, dan Pencegahan


Kamis, 05 Mei 2022 / 08:18 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi Hepatitis.


Penulis: Virdita Ratriani

Disarankan untuk menghindari obat-obatan yang tidak perlu karena efek negatif pada fungsi hati yang disebabkan oleh infeksi ini.

Hepatitis C (HCV) dapat menyebabkan infeksi akut dan kronis. Beberapa orang sembuh dengan sendirinya, sementara yang lain mengalami infeksi yang mengancam jiwa atau komplikasi lebih lanjut, termasuk sirosis atau kanker. 

Tidak ada vaksin untuk hepatitis C. Obat antivirus dapat menyembuhkan lebih dari 95% orang dengan infeksi hepatitis C, sehingga mengurangi risiko kematian akibat sirosis dan kanker hati, tetapi akses ke diagnosis dan pengobatan tetap rendah.

Baca Juga: IDI dan IDAI Himbau Kewaspadaan Dini Hepatitis Akut yang Belum Diketahui Penyebabnya

Virus hepatitis A (HAV) paling banyak menginfeksi negara berpenghasilan rendah dan menengah karena berkurangnya akses ke sumber air bersih dan serta meningkatnya risiko makanan yang terkontaminasi. 

Vaksin yang aman dan efektif tersedia untuk mencegah hepatitis A. Sebagian besar infeksi HAV bersifat ringan, dengan sebagian besar orang pulih sepenuhnya dan mengembangkan kekebalan terhadap infeksi lebih lanjut.

Namun, infeksi ini juga jarang menjadi parah dan mengancam nyawa karena risiko gagal hati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×