kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Orangtua, 4 dampak negatif ini bisa timbul jika sering memarahi anak di depan umum


Rabu, 21 Oktober 2020 / 14:52 WIB
ILUSTRASI. Orangtua, 4 dampak negatif ini bisa timbul jika sering memarahi anak di depan umum.


Penulis: Tiyas Septiana

KONTAN.CO.ID - Tanpa sadar beberapa orang tua memarahi anak saat sedang di tempat umum. Mungkin tindakan ini dilakukan agar anak sadar dan jera karena melakukan kesalahan. 

Mendisiplinkan anak agar berperilaku baik memang tidak salah, tetapi cara yang diambil kadang tidak benar.  Memarahi anak terlebih dengan kata kasar bisa berpengaruh pada kepribadian anak. 

Efek buruk tersebut bisa menghambat perkembangan anak terlebih jika memarahi anak di depan umum. Karenanya orang tua harus hati-hati saat memberi nasihat pada anak. 

Orang tua juga perlu mengetahui dampak yang terjadi jika anak sering dimarahi dan dipermalukan di depan umum. 

Di bawah ini merupakan rangkuman efek memarahi anak di depan umum dari Moms dan Psychology Today.

  • Tidak percaya diri

Memarahi anak di depan umum membuat mereka merasa dipermalukan. 

Mereka sudah merasa malu dengan kesalahannya, tetapi di besar-besarkan sehingga banyak orang tahu. 

Jika sering terjadi, anak akan kehilangan rasa percaya dirinya. Mereka akan mempertanyakan kemampuan diri karena sering direndahkan terutama di tempat umum.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×