No Bra Day, kenali cara mencegah kanker payudara

Rabu, 13 Oktober 2021 | 12:29 WIB Sumber: Kompas.com
No Bra Day, kenali cara mencegah kanker payudara

ILUSTRASI. No Bra Day, kenali cara mencegah kanker payudara

KONTAN.CO.ID - Jakarta.  Hari ini, 13 Oktober 2021 adalah hari tanpa memakai bra atau No Bra Day. No Bra Day diperingkat untuk kampanye pencegahan kanker payudara. Lalu, apakah tidak menggunakan bra bisa mencegah kanker payudara?

Kanker payudara masih menjadi penyakit dengan angka kasus tertinggi di dunia, dan paling banyak dialami kaum perempuan. Mengutip pemberitaan Kompas.com pada 20 Februari 2020, dari data yang dirilis GLOBOCAN, sebanyak 684.996 orang di seluruh dunia meninggal akibat penyakit tersebut pada tahun 2020.

Sementara itu, di Indonesia sendiri, kanker payudara menjadi kasus kanker terbanyak, yakni 65.858 kasus dari total 396.914 kasus kanker. Hasil tersebut ditemukan dari data Global Cancer Observatory tahun 2020.

Berita baiknya, ada cara mudah mencegah kanker payudara yakni dengan rutin berolahraga. Hal itu diungkap oleh Halle Moore, MD, ahli onkologi kanker payudara. Moore mengatakan, ada berbagai penelitian yang menunjukkan kaitan antara aktivitas fisik dan penurunan kematian akibat penyakit kardiovaskular dan kanker.

"Menurut sebuah penelitian, meningkatkan olahraga dan menurunkan lemak tubuh dapat mengurangi risiko kanker payudara pada wanita pasca menopause," terangnya.

Penelitian yang dimuat ke dalam jurnal JAMA Network itu mengungkap, wanita pasca menopause yang berolahraga 300 menit per minggu dapat mengurangi total lemak tubuh ketimbang mereka yang berolahraga sekitar setengah dari waktu tersebut. Penurunan lemak tubuh kemungkinan besar berperan dalam mencegah dan mengurangi risiko kanker payudara.

Baca juga: Inilah cara mencegah kanker menurut ahli kesehatan Harvard

Ditambahkan Moore, untuk menjaga kesehatan, kita sebaiknya berolahraga dengan intensitas sedang setidaknya 150 menit per minggu atau olahraga intensitas tinggi selama 60-75 menit per minggu. "Namun menurut beberapa penelitian, durasi olahraga yang lebih lama bisa dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena kanker payudara."

"Olahraga dengan durasi 60 menit setiap hari bisa jadi lebih baik untuk mengurangi risiko kanker payudara," jelasnya.

Lebih dari 100 penelitian juga mendukung gagasan bahwa penurunan lemak merupakan faktor penting dalam mengurangi risiko kanker payudara pada wanita pasca menopause. Rasio lingkar pinggang dan pinggul yang tinggi juga dikaitkan dengan berbagai kondisi medis lainnya.

"Jika Anda merasa kewalahan untuk mulai berolahraga, tenang saja. Membangun rutinitas membutuhkan waktu. Masukkan olahraga secara perlahan ke dalam rutinitas mingguan Anda, mulai dari jumlah yang masuk akal yang bisa Anda kembangkan. Pada akhirnya, Anda dapat memasukkan beberapa jenis aktivitas fisik ke dalam rutinitas setiap hari," ungkap Moore.

Latihan aerobik, seperti berjalan, berenang, berlari, bersepeda, menari, atau mendaki membantu memperbaiki fungsi jantung dan paru-paru. Manfaat latihan aerobik, seperti dijelaskan Moore, meliputi:

  • Menurunkan kolesterol dan tekanan darah
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Menurunkan detak jantung istirahat (resting heart rate)
  • Menjaga berat badan
  • Menghilangkan stres
  • Tidur menjadi lebih nyenyak

"Sebelum memulai program olahraga apa pun, penting untuk berbicara dengan dokter Anda terlebih dahulu," ujar Moore mengingatkan.

Itulah cara mencegah kanker payudara dengan olahraga. Selamat memperingat No Bra Day. Semoga tidak ada lagi wanita Indonesia yang menderita kanker payudara..

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cegah Kanker Payudara dengan Rutin Berolahraga",

Penulis : Gading Perkasa
Editor : Wisnubrata

 

Selanjutnya: Inilah pantangan asam lambung, hindari agar tak kambuh lagi

 

 

 

Editor: Adi Wikanto
Terbaru