Merasa capek dengan pandemi? Begini 5 cara mengatasinya ala Satgas

Kamis, 14 Oktober 2021 | 06:46 WIB   Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie
Merasa capek dengan pandemi? Begini 5 cara mengatasinya ala Satgas

ILUSTRASI. Jika kamu pernah berpikiran seperti itu, bisa jadi kamu tengah mengalami pandemic fatigue atau kelelahan pandemi.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hampir dua tahun lamanya pandemi Covid-19 melanda dunia. Dalam kurun waktu itu pula, kita semua harus menaati protokol kesehatan seperti memakai masker dan jaga jarak. 

Satu hal yang kerap menjadi pertanyaan banyak orang adalah, kapan pandemi berakhir? Jika kamu pernah berpikiran seperti itu, bisa jadi kamu tengah mengalami pandemic fatigue atau kelelahan pandemi. 

Melansir informasi yang dibagikan dalam laman covid19.go.id, pandemic fatigue menurut WHO adalah situasi kehilangan motivasi untuk mengikuti perilaku yang disarankan untuk melindungi diri sendiri dan orang lain dari virus.

Mengalami pandemic fatigue ini wajar terjadi, karena rasanya kondisi yang kita hadapi tidak kunjung membaik dalam waktu lama. Kita jenuh untuk menerapkan gaya hidup baru yang disesuaikan dengan protokol kesehatan, padahal kita sadar itu juga demi kepentingan kita sendiri.

Baca Juga: Ingin berwisata saat pandemi Covid-19 mereda? Tips ini bisa jadi panduan

Adapun beberapa contoh jika Anda mengalami kelelahan pandemi adalah sebagai berikut:

- Peningkatan jumlah orang yang tidak mengikuti rekomendasi protokol kesehatan

- Tidak tertarik untuk mendapatkan informasi mengenai pandemi

- Merasa memiliki risiko yang rendah terinfeksi Covid-19

Baca Juga: Anda tidak bisa melakukan scan barcode PeduliLindungi? Jangan panik, ini solusinya

Untuk menghindari pandemic fatigue, berikut 5 tips yang bisa dilakukan

1. Refleksi diri, belajar menerima, dan sesuaikan ekspektasi dengan kenyataan

2. Mencoba tetap aktif secara fisik sesuai dengan kemampuan, seperti melakukan meditasi atau berolahraga teratur

3. Tetap aktif belajar sesuatu yang baru dan bekerja tanpa perlu memaksakan diri

4. Ambil waktu istirahat dari kesibukan sehari-hari untuk mengembalikan energi

5. Buat batasan personal dengan orang-orang serumah serta struktur kegiatan dalam keseharian

 

Selanjutnya: Penyintas Covid-19 tetap harus divaksin, ini alasannya menurut WHO

 

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Terbaru