Produk dan Layanan

Mengenal PMI dan sejarahnya sejak zaman Belanda

Minggu, 20 September 2020 | 10:00 WIB   Reporter: Virdita Rizki Ratriani
Mengenal PMI dan sejarahnya sejak zaman Belanda

KONTAN.CO.ID - Pada 17 September 2020 lalu adalah peringatan Hari Palang Merah Indonesia atau PMI. Ini adalah organisasi perhimpunan nasional di Indonesia yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan.

Hanya, banyak orang yang mengenal PMI hanya sebagai organisasi yang menyalurkan darah dari pendonor ke orang yang membutuhkan. 

PMI lahir pada 17 September 1945, dengan ketua pertama, Drs. Mohammad Hatta. Di Indonesia, PMI terbentuk melalui sejarah yang panjang bahkan sejak zaman kependudukan Belanda. Lantas, seperti apa sejarah terbentuknya PMI?

Sejarah terbentuknya PMI

Berikut adalah sejarah PMI yang dirangkum dari laman resminya: 

21 Oktober 1873

Pemerintah kolonial Belanda mendirikan organisasi Palang Merah di Indonesia dengan nama Het Nederland-Indiche Rode Kruis (NIRK) yang kemudian namanya menjadi Nederlands Rode Kruiz Afdelinbg Indie (NERKAI).

Baca Juga: Jusuf Kalla minta pengusaha donasi, PMI butuh dana Rp 200 miliar perangi Covid-19

1932 dan 1940

Pada 1932, timbul semangat untuk mendirikan Palang Merah Indonesia (PMI) yang dipelopori oleh dr. RCL. Senduk dan Bahder Djohan. Kemudian, proposal pendirian diajukan pada kongres NERKAI (1940), namun ditolak. Pada saat penjajahan Jepang, proposal itu kembali diajukan, tapi tetap ditolak.

3 September 1945

Pada 3 September 1945, Presiden Soekarno memerintahkan kepada Menteri Kesehatan dr. Buntaran Martoatmodjo untuk membentuk suatu Badan Palang Merah Nasional. Ini untuk menunjukan kepada dunia internasional bahwa keberadaan negara Indonesia adalah suatu fakta nyata setelah proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

Baca Juga: JK via PMI bantu pasokan darah untuk kelancaran terapi plasma di Jawa Timur

Editor: Virdita Ratriani


Terbaru