Memperlambat Penuaan Dini, Ini Manfaat Teh Bunga Sepatu untuk Kesehatan

Selasa, 13 September 2022 | 16:40 WIB   Reporter: Tri Sulistiowati
Memperlambat Penuaan Dini, Ini Manfaat Teh Bunga Sepatu untuk Kesehatan


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Teh bunga sepatu kaya antioksidan. Ini manfaat teh bunga sepatu untuk kesehatan, salah satunya mencegah penuaan dini. 

Teh bunga sepatu memiliki warna merah yang cantik. Namun, di balik warnanya yang indah, teh bunga sepatu memiliki rasa asam yang tajam. 

Baca Juga: 6 Bahan Alami Ini Efektif Menurunkan Asam Urat Tinggi

Mengutip dari FOOD NDTV, teh bunga sepatu telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional. 

Biasanya teh bunga sepatu digunakan sebagai obat penurun tekanan darah tinggi. Alasannya, teh bunga sepatu kaya akan antioksidan. 

Berikut manfaat teh bunga sepatu untuk kesehatan: 

1. Menurunkan tekanan darah tinggi 

Hasil sebuah penelitian yang dipresentasikan di American Heart Association (AHA) menunjukkan minum 3 cangkir teh bunga sepatu setiap hari bisa membantu mengurangi tekanan darah tinggi. 

Penelitian juga menunjukkan bahwa tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko diabetes dan oleh karena itu, minum teh bunga sepatu bisa mencegah risiko kedua penyakit tersebut. 

2. Mencegah penyakit kronis 

Teh bunga sepatu tinggi antioksidan yang membantu menyingkirkan penyebab radikal bebas dan melindungi terhadap penyakit kronis seperti masalah jantung, radang sendi, dan diabetes. 

3. Memperlambat penuaan dini 

Antioksidan dalam teh bunga sepatu juga bisa memperlambat proses penuaan dan mengontrol tanda-tanda penuaan. 

4. Melancarkan pencernaan 

Teh bunga sepatu rendah kalori dan bebas kafein. Teh bunga sepatu mengatur pergerakan usus dan bisa mengatasi sembelit. 

5. Mengurangi kecemasan 

Teh bunga sepatu kaya akan vitamin C dan antioksidan yang membantu mengobati kecemasan dan memiliki efek menenangkan. 

6. Mengurangi nyeri haid 

Secangkir teh bunga sepatu bisa menenangkan dan meredakan kram serta nyeri haid. 

Teh bunga sepatu bisa membantu memulihkan keseimbangan hormon dan mengontrol gejala lainnya seperti perubahan suasana hati.

Baca Juga: 5 Makanan yang Bikin Kolesterol Jahat dan Asam Urat Keok

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tri Sulistiowati

Terbaru