Kesehatan Anak

Mau beri vitamin untuk anak? Perhatikan dulu 5 hal ini

Rabu, 13 Mei 2020 | 16:30 WIB Sumber: Kompas.com
Mau beri vitamin untuk anak? Perhatikan dulu 5 hal ini

ILUSTRASI. Ilustrasi obat pil medicine

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setiap orangtua pasti menginginkan anaknya tumbuh sehat. Alasan itu pula yang menjadi jawaban mengapa pasar vitamin dan suplemen kesehatan anak bisa tumbuh subur dan laris di tengah masyarakat.  

Apalagi, bila ada keyakinan orangtua bahwa anak mereka tidak selalu makan dengan baik. Nah, untuk itu tentu diperlukan pemahaman yang benar mengenai bagaimana cara memilih vitamin atau pun suplemen yang tepat untuk si buah hati. 

Baca Juga: Komunitas pasien cuci darah Indonesia keberatan atas kenaikan tarif BPJS Kesehatan

Pemahaman semacam ini, belum tentu dimiliki oleh setiap orangtua bukan?  

1. Perlu vitamin? 
Pertama-tama, kita perlu mendapatkan jawaban yang tepat soal apakah anak-anak memang membutuhkan vitamin dan suplemen? "Jika si kecil menjalani pola makan sehat dan seimbang, maka ia mungkin tidak membutuhkan suplemen," kata Lynette Goh, ahli diet senior di National Healthcare Group Polyclinics, Singapura. 

"Suplemen hanya dimaksudkan untuk 'mengisi kekosongan' jika dia tidak makan dengan baik," sambung Goh. 

Lalu, jika si anak memiliki kondisi medis yang mengharuskannya untuk mengonsumsi vitamin tertentu, maka pilihannya harus datang dari rekomendasi dokter anak. 

2. Pilih yang "general" 
Langkah selanjutnya, jika pun orangtua memutuskan untuk memberikan suplemen untuk anak, Goh memberikan pendapatnya. Dia menyarankan, untuk memberi anak multivitamin atau suplemen mineral umum, tetapi pastikan itu tidak melebihi 100 persen dari kebutuhan harian yang direkomendasikan. 

Nutrisi utama yang dibutuhkan anak untuk perkembangan yang sehat adalah vitamin A, B, C dan D, zat besi, kalsium, dan asam folat. 

Baca Juga: Ini buah-buahan yang bisa menurunkan kolesterol Anda

3. Jika anak dalam pengobatan 
Jika anak masih dalam masa pengobatan dengan meminum obat dari dokter, maka penambahan suplemen pun perlu dikonsultasikan.  Sebab, ada beberapa obat yang tidak bisa berinteraksi baik dengan vitamin dan mineral tertentu.

Editor: Tendi Mahadi


Terbaru