Masyarakat diminta tetap di rumah saat libur Nataru

Sabtu, 27 November 2021 | 10:15 WIB   Reporter: Vendy Yhulia Susanto
Masyarakat diminta tetap di rumah saat libur Nataru


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito menyampaikan, meski kasus Covid-19 sudah cenderung terkendali, namun kehati-hatian tetap diperlukan mengingat di masa natal dan tahun baru (nataru) terjadi intensitas peningkatan kegiatan dan mobilisasi.

Wiku mengatakan, tanpa adanya aturan periode nataru berpotensi sangat berimbas pada lonjakan kasus Covid-19. Terutama menimbang perilaku masyarakat yang seringkali kurang disiplin saat berlibur atau mengunjungi kerabat. Sebab itu, Pemerintah menerbitkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 62 tahun 2021 tentang Pengaturan Nataru.

“Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menunda mobilitasnya, baik dalam jarak dekat atau jarak jauh seperti mudik apabila tidak mendesak,” ujar Wiku dikutip dari Youtube BNPB Indonesia, Jumat (26/11).

Baca Juga: Pakai masker adalah cara pencegahan Covid-19 paling efektif

Secara bersamaan pemerintah juga mengimbau pekerja migran Indonesia untuk menunda kepulangan nya mengingat kasus di beberapa negara lainnya masih tergolong dinamis.

Selain itu, Pemerintah juga melakukan pengaturan perayaan tahun baru 2022 dan tempat perbelanjaan. Himbauan ini melingkupi larangan melaksanakan acara perayaan tahun baru, larangan mengadakan pawai atau arak-arakan.serta larangan acara lainnya yang bukan rangkaian pokok peribadatan.

Selain itu tempat makan dan minum serta bioskop hanya bisa beroperasi dari 09.00 sampai dengan 22.00 dengan kapasitas pengunjung maksimal 50%. "Pemerintah daerah pun juga harus menutup semua alun-alun di daerah nya masing-masing pada tanggal 31 Desember 2021 sampai dengan 1 Januari 2022," ujar Wiku.

Melansir data Satgas Covid-19, hingga Kamis (25/11) ada tambahan 372 kasus baru yang terinfeksi Corona di Indonesia. Sehingga total menjadi 4.254.815 kasus positif Corona.

Sementara itu, jumlah yang sembuh dari kasus Corona bertambah 293 orang sehingga menjadi sebanyak 4.102.993 orang. Sedangkan jumlah orang yang meninggal akibat virus Corona di Indonesia bertambah 16 orang menjadi sebanyak 143.782 orang.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .

Terbaru