Penyakit Menular

Masker kain hanya tangkal virus hingga 70%, masyarakat diminta tetap jaga jarak

Minggu, 05 April 2020 | 14:30 WIB Sumber: Kompas.com
Masker kain hanya tangkal virus hingga 70%, masyarakat diminta tetap jaga jarak

ILUSTRASI. Penjahit memproduksi masker batik di Pakistaji, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (2/4/2020). Masker kain hanya tangkal virus 70%, masyarakat diminta tetap jaga jarak. ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/aww.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, masyarakat yang sehat dapat menggunakan masker kain tiga lapis untuk mencegah penularan Covid-19. 

Namun, masker jenis ini hanya dapat menangkal virus hingga 70%. "Sesuai hasil penelitian, masker kain dapat menangkal virus sebesar 70%," kata Wiku saat konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta Timur, Minggu (5/4). 

Baca Juga: Bebaskan cukai bahan baku hand sanitizer, Bea Cukai gelontorkan Rp 805 miliar

Oleh karena hal tersebut, masyarakat yang telah menggunakan masker kain tetap diminta untuk menjaga jarak dengan orang lain, minimal 1 hingga 2 meter. Selain itu, masyarakat juga diimbau tak keluar rumah jika tak ada keperluan mendesak. 

Wiku mengatakan, masyarakat dapat membuat masker berbahan dasar kain secara mandiri. Pembuatannya bisa dilakukan secara manual maupun menggunakan mesin jahit. 

Dalam membuat masker ini, yang paling penting adalah memastikan masker menutupi hidung dan dagu sehingga tidak longgar. Wiku juga menyarankan supaya masyarakat secara rutin mencuci masker kain mereka. 

Baca Juga: Redam dampak corona, 48 multifinance beri keringanan pembiayaan bagi debitur

Masker harus diganti setiap kali basah atau kotor. "Jadi kita mungkin bisa miliki beberapa masker kain," ujarnya. 

Editor: Tendi Mahadi


Terbaru