Manfaat olahraga bagi anak yang perlu diketahui orang tua

Rabu, 15 September 2021 | 15:34 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
Manfaat olahraga bagi anak yang perlu diketahui orang tua

ILUSTRASI. Ilustrasi manfaat olahraga bagi anak. ANTARA FOTO/Candra Yanuarsyah/agr/wsj.

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Olahraga atau aktivitas fisik tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik anak seperti meningkatkan kekuatan otot dan tulang, kesehatan jantung, peredaran darah, dan mengontrol berat badan. 

Namun, manfaat olahraga bagi anak juga bisa meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan belajar dan berlatih, meningkatkan kesehatan mental psikologis, dan membantu anak mengurangi stres.

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), seorang anak membutuhkan sekitar 60 menit berolahraga fisik setiap harinya. Total 60 menit ini tidak harus didapatkan dalam satu waktu yang sama, tetapi dapat dijumlahkan dalam sehari menjadi 60 menit.

Bentuk olahraga yang dianjurkan antara lain jogging, olahraga aerobik, berlari, naik sepeda cepat, berjalan menanjak, dan bela diri.  Lantas, apa saja manfaat olahraga bagi anak?

Baca Juga: Tak hanya menyehatkan, olahraga ini efektif menurunkan berat badan

Manfaat olahraga bagi anak

Dirangkum dari laman resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), berikut sejumlah manfaat olahraga bagi anak berdasarkan usianya: 

1. Manfaat olahraga bayi usia di bawah 1 tahun

Stimulasi merupakan sarana bermain dan belajar bagi bayi. Orang tua dapat mulai mengajarkan aktivitas fisik yang akan membantu perkembangan, khususnya perkembangan motor kasar. 

Hal penting yang perlu diperhatikan adalah bayi harus diletakkan di tempat yang aman dan orangtua memfasilitasi aktivitas fisik serta tidak menghalangi bayi untuk bergerak baik untuk gerakan motor kasarnya maupun perkembangan lainnya. 

Dengan memberikan kebebasan bayi bergerak di tempat yang aman, akan memberikan kesempatan bayi untuk mengeksplorasi lingkungan, belajar, serta membentuk dan memperkuat ototnya.

2. Manfaat olahraga bagi anak usia 1-4 tahun

Pada periode usia ini, seorang anak diharapkan sudah dapat berjalan, berlari, dan melompat. Pada masa ini, manfaat olahraga diperlukan untuk memperkuat kemampuan dasar motor kasar dan kemudian melatih fungsi dan kemampuan motorik. 

Selain itu untuk membantu mendukung perkembangan lainnya seperti kemampuan koordinasi mata-tangan (motor-halus), keseimbangan, dan ritme gerak fisik. Bentuk paling sering dari aktivitas fisik pada masa ini adalah bermain secara aktif seperti berjalan, berlari, memanjat, dan lainnya. 

Bentuk lain adalah yang disebut interactive guided play atau bermain interaktif dengan arahan seperti berlatih menari, yang juga melatih anak untuk mengikuti instruksi.

Sebuah penelitian di Iowa, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa anak-anak yang secara aktif bermain memperlihatkan pertumbuhan dan perkembangan tulang yang optimal. Banyak penelitian lain yang membuktikan bahwa bermain aktif mencegah anak dari kelebihan berat badan dan obesitas.

Baca Juga: Ngelancong ke Setu Babakan, benteng terakhir budaya betawi, pelepas penat sehari-hari

Editor: Virdita Ratriani
Terbaru