kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45697,73   -32,02   -4.39%
  • EMAS946.000 -1,77%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Mamacare, teknologi pendeteksi kanker payudara


Senin, 15 Juli 2019 / 03:05 WIB
Mamacare, teknologi pendeteksi kanker payudara

Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri

KONTAN.CO.ID - Mamacare merupakan alat revolusioner berstandar yang digunakan untuk melatih perempuan dan dokter cara menguji kesehatan payudara. Alat ini melatih para profesional di dunia untuk mendeteksi benjolan lebih awal dan menyelamatkan kehidupan (perempuan) dari kanker payudara.

Statistik yang telah di publikasikan menunjukkan pentingnya kaum hawa untuk mendeteksi kanker sedini mungkin. Pusat pengendalian penyakit melaporkan kanker payudara paling banyak menyerang perempuan Amerika Serikat. Kemudian, kanker kulit di posisi kedua.

Baca Juga: Baik bagi kesehatan, ini 4 manfaat susu yang ampuh cegah kanker hingga diabetes

The National Science Foundation (NSF) mendanai bagian terbesar dari uji desain untuk meningkatkan teknologi MamaCare dan meningkatkan proses deteksi agar lebih efektif  

The National Science Foundation mendanai sebagian besar serangkaian tes yang di desain untuk meningkatkan teknologi MamaCare dan memajukan proses deteksi agar lebih efektif. MamaCare menggabungkan hasil tes ini pada accurate breast models yang dapat mendeteksi benjolan.

MamaCare membuat standar medis dan keilmuan yang unggul untuk melakukan pemeriksaan payudara.

Baca Juga: Ini Alasan Penderita Kanker Lebih Memilih Berobat di Singapura

" Kamu tidak dapat meraba payudara tapi kamu dapat melatih jari-jari untuk menditeksi luka kecil. Kami membuat sesuatu hal (sifat) pribadi dan menstandarisasinya,". kata Mark Goldstein Founder and Chairman of the MamaCare Corporation.

Sistem MamaCare bertujuan untuk memajukan pendidikan praktis dan materi yang berhubungan dengan deteksi kanker.

"Kami melihat perusahaan teknologi menggantikan pelatihan kuno dan NSF award dapat mendorong dan memajukan produk untuk pendidikan yang berhubungan dengan deteksi kanker," kata Glenn Larsen, Program Director Enggineering Directorate at NSF.

Baca Juga: Klaim rokok elektrik sehat, ini respon perhimpunan dokter paru-paru

"Juri dan saya melihat produk ini berharga untuk dunia dan daerah yang tidak mempunyai fasilitas atau ilmu pengetahuan medis. Sepertinya agak diragukan perusahaan ini dapat memproduksi secara massal teknologi ini," tambahnya.

Gleen menyarankan perusahaan untuk menggandeng NSF dalam proyek ini. Alasannya, NSF dapat ikut membiayai sesuatu yang memberikan dampak besar tidak hanya di Amerika Serikat tapi juga seluruh dunia.  

Sumber : National Science Foundation 




TERBARU

Close [X]
×