kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.821   -79,00   -0,47%
  • IDX 7.987   51,32   0,65%
  • KOMPAS100 1.126   9,01   0,81%
  • LQ45 817   1,49   0,18%
  • ISSI 283   4,81   1,73%
  • IDX30 425   -1,30   -0,30%
  • IDXHIDIV20 511   -4,10   -0,80%
  • IDX80 126   0,70   0,56%
  • IDXV30 139   -0,21   -0,15%
  • IDXQ30 138   -0,78   -0,56%

Kurangi makan kedelai jika ingin punya anak


Rabu, 28 Desember 2016 / 14:31 WIB
Kurangi makan kedelai jika ingin punya anak


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Meski makanan yang terbuat dari kedelai bisa menjadi alternatif sumber protein nabati, namun batasilah konsumsinya. Terlebih pada pria karena dapat memengaruhi kesuburannya.

Dilansir dari Dailymail.co.uk, pakar fertilitas menemukan bahwa kandungan alami dalam kacang kedelai bisa merusak sel sperma. Peneliti dari Spanyol itu mengatakan, fitoestrogen yang banyak terkandung dalam kedelai bisa menyerupai hormon perempuan.

Fitoestrogen itu diketahui akan mengurangi kecepatan berenang sel sperma, selain juga meningkatkan jumlah kromosom yang tidak memadai. Kedua hal itu akan membuat pria kesulitan membuahi wanita.

Mengonsumsi produk kedelai (tahu, susu kedelai, tempe, dan sebagainya) 60 gram sehari selama sebulan berturut-turut dianggap berlebihan.

Penelitian tersebut memang baru dilakukan pada 25 orang pria, ukuran yang termasuk kecil. Namun, beberapa penelitian sebelumnya menyebutkan bahwa fitoestrogen bisa mengganggu keseimbangan hormon pada pria.

(Lusia Kus Anna)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Berita Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×