kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.561.000   -13.000   -0,51%
  • USD/IDR 17.960   33,00   0,18%
  • IDX 5.864   -79,24   -1,33%
  • KOMPAS100 761   -9,05   -1,18%
  • LQ45 590   -4,50   -0,76%
  • ISSI 201   -3,89   -1,90%
  • IDX30 329   -2,36   -0,71%
  • IDXHIDIV20 423   -1,46   -0,34%
  • IDX80 87   -0,86   -0,97%
  • IDXV30 116   -0,59   -0,51%
  • IDXQ30 108   -0,38   -0,35%

Konsumsi Garam Berlebihan Bisa Meningkatkan Risiko Penyakit Kardiovaskular, Benarkah?


Rabu, 10 Agustus 2022 / 16:24 WIB
ILUSTRASI. Garam bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Garam memang bisa membuat makanan menjadi lebih gurih dan lezat. Namun, konsumsi garam berlebihan bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. 

Jantung, organ tubuh yang memiliki peran vital dalam kehidupan seseorang. Jantung yang sehat mendukung fungsi tubuh yang sehat pula.  

Baca Juga: Wow! Popcorn, Camilan Tinggi Serat yang Bisa Menurunkan Berat Badan

Penyakit kardiovaskular merupakan penyakit kronis yang mengancam nyawa. 

Mengutip dari NDTV, pola makan yang buruk dan gaya hidup tidak bergerak bisa menyebabkan penyakit jantung. 

Diet menjadi kunci dalam menjaga kesehatan jantung. Selama diet, Anda disarankan untuk mengosumsi makanan sehat dengan mengurangi asupan garam. 

Perlu Anda ketahui, diet tinggi natrium berbahaya bagi jantung. Asupan natrium yang tinggi bisa meningkatkan tekanan darah dan mempengaruhi ginjal. 

Hubungan asupan garam dan penyakit kardiovaskular 

"Menurut penelitian peningkatan asupan garam bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular," kata Dr Amint Bhushan. 

Anda sebaiknya mengonsumsi garam sekitar 2,3 gram per hari atau lebih rendah. 

Asupan garam yang tinggi setiap hari bisa menyebabkan tekanan darah tinggi serta meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. 

Bahan alternatif pengganti garam 

Untuk mengganti peran garam Anda bisa menggunakan bawang putih, merica, air lemon, jinten, cuka balsamic, dan cabai. 

Bumbu dapur, rempah-rempah tersebut bisa menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan membuat Anda tetap sehat. 

Baca Juga: 7 Buah dan Sayur yang Bikin Asam Urat Datang Lagi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Terpopuler
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×