kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Kenali mitos dan fakta penyakit jantung


Jumat, 27 November 2020 / 04:00 WIB


Penulis: Virdita Ratriani

3. Mitos : Saya masih muda, saya tak perlu khawatir terkena serangan jantung.

Fakta : Cara Anda menjaga kesehatan tubuh dan kebugaran jantung secara keseluruhan pada masa muda akan sangat berpengaruh pada kondisi jantung di masa-masa selanjutnya. 

Tak perlu menunda untuk menjaga kesehatan jantung. Bila Anda kegemukan, merokok, kurang olahraga dan sering stres, Anda berisiko mengalami gangguan jantung, berapa pun usia Anda.

4. Mitos : Keluarga saya punya riwayat penyakit jantung, jadi saya juga pasti akan mengalaminya.

Fakta : faktor genetik memang meningkatkan risiko, namun bukan berarti tidak dapat dicegah. Sehingga, langkah pencegahan dengan menjalani pola hidup sehat menjadi sangat dibutuhkan.

Baca Juga: Begini kronologi meninggalnya Maradona

5. Mitos : Dada saya sering sakit. Itu kah tanda-tanda gangguan jantung?

Fakta : Ya, nyeri di dada memang gejala dari gangguan jantung. Tetapi mereka yang mengalami serangan jantung juga mendapatkan gejala yang berbeda-beda. 

Seperti berkeringat berlebihan, nyeri di kedua lengan, leher, atau dagu, bahkan perasaan kepala seperti melayang atau gejala sulit tidur. Cek segera ke dokter bila Anda mengalami gejala tersebut.

6. Mitos : Makanan rendah lemak adalah pilihan terbaik mencegah gangguan jantung

Fakta : Betul sekali. Pola makan rendah lemak dan kolesterol merupakan langkah mencegah gangguan jantung. Tetapi Anda juga harus mengkonsumsi buah-buahan, sayuran, dan protein baik untuk mendapatkan vitamin dan mineral yang diperlukan untuk kesehatan jantung. 

Baca Juga: Diego Maradona meninggal dunia, ini penyebabnya




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×