kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Kenali mitos dan fakta penyakit jantung


Jumat, 27 November 2020 / 04:00 WIB
Kenali mitos dan fakta penyakit jantung


Penulis: Virdita Ratriani

3. Mitos : Saya masih muda, saya tak perlu khawatir terkena serangan jantung.

Fakta : Cara Anda menjaga kesehatan tubuh dan kebugaran jantung secara keseluruhan pada masa muda akan sangat berpengaruh pada kondisi jantung di masa-masa selanjutnya. 

Tak perlu menunda untuk menjaga kesehatan jantung. Bila Anda kegemukan, merokok, kurang olahraga dan sering stres, Anda berisiko mengalami gangguan jantung, berapa pun usia Anda.

4. Mitos : Keluarga saya punya riwayat penyakit jantung, jadi saya juga pasti akan mengalaminya.

Fakta : faktor genetik memang meningkatkan risiko, namun bukan berarti tidak dapat dicegah. Sehingga, langkah pencegahan dengan menjalani pola hidup sehat menjadi sangat dibutuhkan.

Baca Juga: Begini kronologi meninggalnya Maradona

5. Mitos : Dada saya sering sakit. Itu kah tanda-tanda gangguan jantung?

Fakta : Ya, nyeri di dada memang gejala dari gangguan jantung. Tetapi mereka yang mengalami serangan jantung juga mendapatkan gejala yang berbeda-beda. 

Seperti berkeringat berlebihan, nyeri di kedua lengan, leher, atau dagu, bahkan perasaan kepala seperti melayang atau gejala sulit tidur. Cek segera ke dokter bila Anda mengalami gejala tersebut.

6. Mitos : Makanan rendah lemak adalah pilihan terbaik mencegah gangguan jantung

Fakta : Betul sekali. Pola makan rendah lemak dan kolesterol merupakan langkah mencegah gangguan jantung. Tetapi Anda juga harus mengkonsumsi buah-buahan, sayuran, dan protein baik untuk mendapatkan vitamin dan mineral yang diperlukan untuk kesehatan jantung. 

Baca Juga: Diego Maradona meninggal dunia, ini penyebabnya




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×