Kenali 4 Jenis Sakit Kepala sesuai Lokasi dan Gejalanya

Rabu, 12 Januari 2022 | 16:37 WIB Sumber: Kompas.com
Kenali 4 Jenis Sakit Kepala sesuai Lokasi dan Gejalanya

ILUSTRASI. Sakit kepala

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sakit kepala dibagi dalam 4 jenis sesuai dengan lokasi dan gejala nyerinya. 

Sakit kepala tipe tegang biasanya memengaruhi seluruh area kepala. Sementara sakit kepala jenis klaster atau sinus hanya memengaruhi salah satu bagian kepala. 

Baca Juga: Merontokkan Asam Urat, Ini Manfaat Bawang Putih untuk Kesehatan

Dengan mengetahui jenis sakit kepala sesuai lokasinya, Anda bisa mencari cara paling tepat untuk mengatasi masalah kesehatan ini. 

Melansir Live Healthily, berikut empat jenis sakit kepala sesuai lokasinya yang berbeda-beda: 

1. Sakit kepala migrain 

Migrain adalah jenis sakit kepala yang biasanya hanya menyerang sebelah sisi kepala. Gejala migrain di antraanya: 

  • Sakit kepala disertai nyeri berdenyut di salah satu bagian kepala Sakitnya terasa sedang sampai berat 
  • Pandangan kabur, lebih peka dengan cahaya, bau, atau suara keras 
  • Pusing 
  • Terasa mual dan muntah 

Cara menghilangkan sakit kepala migrain yang bisa dijajal yakni berbaring di tempat yang gelap dan sunyi. 

Selain itu, hindari segala sesuatu yang potensial jadi penyebab migrain. 

Apabila rasa nyerinya masih muncul, coba kompres bagian kepala yang sakit dengan es batu yang dibungkus handuk kecil. Atau tempelkan koyo, oleskan balsam, atau gunakan kompres hangat ke kepala yang nyeri. 

Jika sakit kepala migrain tak kunjung sembuh, coba minum obat penghilang rasa sakit ketika gejala migrain muncul. 

2. Sakit kepala jenis klaster 

Sakit kepala klaster biasanya muncul di malam hari dan cenderung muncul di waktu yang sama setiap hari. 

Jenis sakit kepala ini biasanya berlangsung antara 15 menit sampai tiga jam, namun rasa nyerinya sangat menyakitkan. Gejala sakit kepala klaster di antaranya: 

  • Sakit kepala menusuk sampai salah satu mata dan pelipis terasa panas
  • Mata merah dan berair 
  • Kelopak mata terkulai atau bengkak 
  • Hidung tersumbat atau pilek 
  • Pulih mengecil atau menyempit 
  • Badan berkeringat 

Penyebab sakit kepala klaster biasanya karena paparan asap rokok atau bahan kimia yang punya aroma kuat. 

Cara menghilangkan sakit kepala ini hanya bisa dengan obat penghilang rasa sakit dan menghindari zat pemicu sakit kepala. 

3. Sakit kepala jenis ketegangan 

Sakit kepala ketegangan adalah jenis sakit kepala yang paling sering dikeluhkan. Gejala sakit kepala jenis ketegangan yakni: 

  • Nyeri tumpul dan sakit di kedua sisi kepala 
  • Ada tekanan di belakang mata 
  • Kepala bagian belakang sakit atau tak nyaman 
  • Otot leher dan bahu kaku 

Seperti namanya, sakit kepala ketegangan ini muncul karena stres atau tekanan ekstra. 

Cara menghilangkan sakit kepala ketegangan bisa dengan minum obat penghilang rasa sakit, bersantai, atau menempelkan kompres dingin es batu di leher. 

4. Sakit kepala karena sinus 

Sakit kepala karena sinus bisa terjadi ketika sinus meradang karena infeksi atau alergi. Sakit kepala ini mirip migrain. Gejala sakit kepala karena sinus antara lain: 

  • Sakit kepala berdeyut, terutama di dahi atau pipi 
  • Wajah rasanya bengkak 
  • Hidung tersumbat atau pilek 
  • Disertai sakit telinga 

Cara menghilangkan sakit kepala karena sinus tidak bisa hanya mengandalkan minum obat penghilang rasa sakit. 

Dokter biasanya meresepkan obat seperti dekongestan sampai semprotan hidung steroid.(Mahardini Nur Afifah) 

Baca Juga: Silakan Dicoba! Minuman Berbahan Lemon dan Gula Merah Bisa Menurunkan Berat Badan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "4 Jenis Sakit Kepala sesuai Lokasinya", 

Selanjutnya: Kemenkeu Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Tahun 2021 Mencapai 3,7%

Editor: Tri Sulistiowati
Terbaru