kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Kebiasaan di bulan Ramadan yang buruk ke kesehatan


Senin, 29 Mei 2017 / 05:47 WIB


Sumber: Antara | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Ada beberapa kebiasaan yang dilakukan sebagian orang pada bulan Ramadan yang berdampak buruk pada kesehatan.

Konsultan penyakit lambung dan pencernaan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Jakarta Dr. dr. Ari Fahrial Syam mengungkapkan tiga di antaranya.

"Balas dendam" saat berbuka puasa

Makan berlebihan saat berbuka dengan pikiran menggandakan porsi makan siang dan malam sekaligus harus dihindari karena meningkatkan risiko masalah lambung. Ari, dalam siaran persnya, menyarankan untuk menyantap makanan dalam porsi sedang saat berbuka puasa.

Misalnya dimulai dengan makanan ringan dalam porsi kecil, lalu menunggu hingga setelah shalat Magrib sebelum melanjutkan dengan makanan utama.

Selain itu, biasakan diri untuk berhenti makan dua jam sebelum tidur agar pencernaan bisa bekerja optimal.

Berbuka puasa dengan merokok

Kebiasaan ini juga meningkatkan risiko terjadinya masalah pada lambung seperti dispepsia, terutama jika Anda sebelumnya mempunyai penyakit maag.

Langsung tidur setelah sahur

Ari mengatakan kebiasaan ini dapat menyebabkan asam lambung balik arah kembali ke kerongkongan yang mengakibatkan muncul masalah pada saluran cerna atas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×