kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.876   93,00   0,52%
  • IDX 6.268   -97,49   -1,53%
  • KOMPAS100 822   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,34   -1,31%
  • ISSI 217   -4,16   -1,89%
  • IDX30 351   -4,37   -1,23%
  • IDXHIDIV20 429   -5,35   -1,23%
  • IDX80 94   -1,42   -1,49%
  • IDXV30 118   -1,74   -1,46%
  • IDXQ30 112   -1,22   -1,08%

Kayu manis efektif menurunkan gula darah, ini sederet penelitiannya


Jumat, 04 Juni 2021 / 13:20 WIB
ILUSTRASI. Banyak orang juga tertarik pada makanan yang bisa membantu menurunkan gula darah, misalnya, kayu manis


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Diabetes adalah penyakit yang ditandai dengan gula darah tinggi yang tidak normal. Tapi, banyak orang juga tertarik pada makanan yang bisa membantu menurunkan gula darah, misalnya, kayu manis

Sebab, jika gula darah tidak dikontrol dengan baik, dapat menyebabkan komplikasi, seperti penyakit jantung, penyakit ginjal, dan kerusakan saraf.

Kayu manis, rempah yang biasa ditambahkan ke hidangan manis dan gurih di seluruh dunia, juga memberikan banyak manfaat kesehatan, termasuk kemampuan untuk menurunkan gula darah dan membantu mengelola diabetes.

Sekilas tentang fakta nutrisi kayu manis mungkin tidak membuat Anda percaya bahwa itu adalah makanan super. Meskipun tidak mengandung banyak vitamin atau mineral, kayu manis mengandung sejumlah besar antioksidan.

Baca Juga: Terbukti brokoli mengurangi gula darah, cocok untuk penderita diabetes

Punya antioksidan tertinggi kedua 

Faktanya, mengutip Healthline, satu kelompok ilmuwan membandingkan kandungan antioksidan dari 26 bumbu dan rempah yang berbeda. Mereka menyimpulkan, kayu manis memiliki jumlah antioksidan tertinggi kedua setelah cengkeh.

Antioksidan penting lantaran membantu tubuh mengurangi stres oksidatif, sejenis kerusakan sel, yang disebabkan oleh radikal bebas.

Melansir Healthline, satu studi menunjukkan, mengonsumsi 500 mg ekstrak kayu manis setiap hari selama 12 minggu menurunkan penanda stres oksidatif sebesar 14% pada orang dewasa dengan pradiabetes.

Ini penting, karena stres oksidatif telah terlibat dalam perkembangan hampir setiap penyakit kronis, termasuk diabetes tipe 2.

Baca Juga: Mengontrol gula darah, ini 6 manfaat daun pepaya bagi kesehatan




TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS [Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI

[X]
×