CLOSE [X]

Kasus Omicron Makin Tinggi, Kenali 2 Gejala Utama Omicron yang Berbeda dengan Delta

Kamis, 20 Januari 2022 | 07:49 WIB   Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie
Kasus Omicron Makin Tinggi, Kenali 2 Gejala Utama Omicron yang Berbeda dengan Delta

ILUSTRASI. Dua gejala utama Omicron seperti pilek berbeda dengan yang dialami kebanyakan orang dengan varian Delta. REUTERS/Dado Ruvic


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kasus Omicron di Indonesia semakin menyebar dengan cepat. Per 18 Januari 2022, kasus varian Omicron di Jakarta tercatat mencapai 856. 

Melansir Kompas.com, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan, 663 orang yang terinfeksi varian Omicron merupakan pelaku perjalanan luar negeri. 

"Sedangkan 193 lainnya adalah transmisi lokal," kata Dwi, dalam keterangan tertulis, Senin (18/1/2022).

Agar kasus Omicron dapat ditekan, kita harus terus meningkatkan kewaspadaan. Yakni dengan menerapkan protokol kesehatan ketat serta mengetahui apa saja gejala dengan varian baru ini. 

Jadi bagaimana kamu bisa mengetahui jika terjangkit Covid-19?

Baca Juga: Kasus Covid-19 Melonjak Lagi Hingga 1.745, Kenali Lagi Gejala yang Bisa Terjadi

Kenali Gejala utama Omicron

Melansir Mirror, studi gejala COVID ZOE di Inggris telah mengumpulkan data gejala yang paling umum.

Daftar ini didasarkan pada kapan virus pertama kali mulai menyebar di antara warga di Inggris.

Dua gejala teratas Omicron adalah pilek dan sakit kepala. Gejala seperti pilek ini berbeda dengan yang dialami kebanyakan orang dengan varian Delta.

Hasil riset menunjukkan, 73% orang mengalami pilek, sementara 68% mengatakan mereka mengalami sakit kepala di beberapa titik.

Baca Juga: Orang yang Terinfeksi Omicron Bisa Menyebarkan Virus Sampai 10 Hari, Catat!

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru