kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Kaitan antara terlambat tidur dan kesehatan sperma


Jumat, 19 Mei 2017 / 21:52 WIB
Kaitan antara terlambat tidur dan kesehatan sperma


Sumber: Antara | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Waktu tidur yang cukup berdampak baik untuk kesehatan jantung, pikiran, bahkan kesuburan seseorang. Sebaliknya, terlambat tidur berujung kurang tidur bisa merusak kesehatan sperma--penyebab infertilitas--, menurut sebuah studi dari China.

"Jumlah sperma dan daya tahannya berada dalam kategori rendah pada mereka yang kurang tidur," ujar salah satu peneliti dari University of China.

Penelitian sebelumnya bahkan menunjukkan, para pria yang tidur enam jam di malam hari, jumlah spermanya 25 % lebih rendah dibandingkan mereka yang tidur delapan jam.

Dalam studi yang dipublikasikan dalam Medical Science Monitor itu, peneliti menemukan bahwa antibodi antisperma--protein yang dihasilkan sistem imun, meningkat pada mereka yang kurang tidur. Hal inilah yang merusak kesehatan sperma. 

Demikian pula, pada mereka yang terlalu banyak tidur. Tidur selama lebih dari sembilan jam memiliki efek yang sama terhadap kualitas sperma seperti halnya pada mereka yang tidur enam jam atau bahkan kurang dari itu.

Anti bodi antisperma menghalangi pergerakan sperma, dan menyulitkan sperma membuahi sel telur. Oleh karena itu, pria yang jumlah anti bodi antispermanya tinggi cenderung tak subur.

Testosteron diperlukan untuk reproduksi, dan sebagian besar pelepasan testosteron terjadi pada saat tidur. Para pria yang memiliki masalah tidur cenderung tidak mampu menghamili pasangan mereka. Demikian seperti dilansir Medical Daily. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×