kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Awas main hp jelang tidur turunkan kualitas sperma


Rabu, 05 April 2017 / 16:40 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Beberapa dari kilang terkadang memainkan telepon selular (ponsel) menjelang tidur. Sambil berbaring di atas tempat tidur, kita terkadang menunggu kantuk sambil berselancar di dunia maya hingga update status media sopsial menggunakan ponsel, atau bahkan malah main game.

Nah, mulai nanti malam, lebih baik hilangkan kebiasaan tersebut. Menggunakan perangkat elektronik di kamar tidur pada malam hari ditemukan dapat merusak sperma maupun sel telur.

Orang yang rutin memainkan ponsel atau tablet di malam hari sebelum tidur lebih mungkin untuk memiliki anak-anak yang lebih rentan terhadap penyakit, para ilmuwan mengingatkan. Jatuh tertidur dengan televisi menyala sepanjang malam di kamar tidur juga dinilai bisa merusak sperma dan sel telur.

Dilandir dari The Sun, temuan ini muncul dari percobaan laboratorium pada hamster setelah studi sebelumnya mengaitkan antara lampu malam dengan peningkatan risiko kanker, penyakit jantung, dan depresi. Prof Randy Nelson, yang memimpin penelitian AS mengatakan, “Kami harus peduli tentang meningkatnya eksposur dari tablet, telepon, dan TV.”

Ini merupakan yang pertama kalinya di mana peneliti mampu menunjukkan bahwa kerusakan akibat paparan gadget di malam hari tidak hanya berdampak kepada individu yang menggunakan, tetapi juga pada anak-anak mereka kelak.

“Ini bukan masalah yang berkembang di dalam rahim, namun berasal dari sperma dan sel telur. Efeknya ialah menyebabkan keturunan memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah,” kata tim peneliti di Ohio State University.

Para ahli juga memperingatkan bahwa paparan cahaya elektronik di malam hari dapat mengganggu jam tubuh dan telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker, depresi dan penyakit jantung.

(Ayunda Pininta)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×