kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Kafein Berbahaya untuk Kesehatan Penderita Diabetes, Benarkah?


Jumat, 17 Juni 2022 / 13:00 WIB


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Teh dan kopi mengandung kafein yang bisa meningkatkan mood. Nyatanya, kafein berbahaya untuk kesehatan penderita diabetes. 

Kopi dan teh, minuman berkafein yang banyak digemari masyarakat. 

Baca Juga: Kaya Antioksidan, Ini Manfaat Jus Delima untuk Kesehatan Penderita Diabetes

Biasanya, minuman yang mengandung kafein ini diminum saat pagi atau sore hari. Asal tahu saja, kafein bisa meningkatkan mood dan konsentrasi. 

Bagi orang yang tidak memiliki masalah kesehatan sangat menyenangkan untuk mengonsumsi minuman berkafein.  

Namun, tahukah Anda minuman berkafein tidak baik untuk penderita diabetes tipe II? 

Mengutip dari WebMD, kafein membuat penderita diabetes tipe II lebih sulit untuk mengontrol gula darah. 

Kafein dan gula darah

Kafein bisa meningkatkan kadar gula darah dan insulin pada penderita diabetes tipe II. 

Sebuah penelitian menunjukkan penderita diabetes tipe II yang mengonsumsi pil kafein 250 mg saat sarapan dan makan siang bisa meningkatkan kadar gula darah sekitar 8% dibandingkan hari-hari saat tidak mengonsumsi kafein. 

Hal tersebut disebabkan kafein bisa menurunkan tingkat sensitivitas insulin. Artinya, sel-sel tubuh tidak bereaksi pada hormon seperti sebelumnya. 

Sel-sel tubuh tidak menyerap banyak gula dari darah setelah Anda makan atau minum. Hal ini menyebabkan tubuh membuat lebih banyak insulin, sehingga tubuh memiliki kadar gula darah yang lebih tinggi. 

Kenapa kafein membuat kadar gula darah naik?

Kafein meningkatkan kadar hormon stres seperti epinefrin atau adrenalin. 

Epinefrin bisa mencegah sel untuk memproses gula sebanyak mungkin. Selain itu, hormon ini bisa mencegah tubuh untuk membuat insulin. 

Hormon ini juga memblokir protein yang disebut adenosin. Sekedar info, molekul ini memainkan peran besar dalam menentukan jumlah kebutuhan insulin dalam tubuh. Adenosis juga mengontrol bagaimana sel tubuh meresponnya. 

Kafein menyimpan adenosin yang memainkan peran besar dalam berapa banyak insulin yang dibuat tubuh. 

Kafein yang dikonsumsi berlebihan bisa membuat Anda sulit tidur. Perlu Anda ketahui, kurang tidur bisa menurunkan sensitivitas insulin. 

Baca Juga: Bikin Gula Darah Naik! Ini 5 Makanan yang Wajib Dihindari Penderita Diabetes

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

[X]
×