kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Jus jambu ampuh bagi DBD?


Minggu, 06 Maret 2016 / 09:05 WIB
Jus jambu ampuh bagi DBD?


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Penyakit demam berdarah dengue (DBD) marak terjadi di banyak wilayah. Salah satu indikasi DBD adalah penurunan trombosit. 

Banyak yang mempercayai, jus jambu bisa meningkatkan trombosit yang anjlok. Apakah benar secara medis?

Menurut dokter spesialis anak konsultan bidang infeksi dan dan penyakit tropis, Sri Rezeki Hadinegoro, buah jambu biji bukan untuk meningkatkan trombosit pasien DBD. Buah ini sebenarnya sama manfaatnya dengan buah-buahan lain yang kaya nutrisi. 

"Buah jambu, daun jambu, apapun itu sebenarnya mengandung vitamin C yang tinggi, makanya bisa meningkatkan daya tahan tubuh, tapi tidak spesifik menaikkan trombosit," ujar Sri seusai acara peluncuran gerakan Bersama Melawan Demam Berdarah di Jakarta, Kamis (3/3/2016). 

Sri mengatakan, rendahnya trombosit memang ciri khas penyakit DBD. Akan tetapi, bukan hanya kadar trombosit yang perlu diperhatikan pada pasien DBD. 

"Bukan hanya trombosit yang ditakutkan. Lebih takut hematokrit. Kalau hematokrit naik terus, pasien bisa syok," terang Sri. 

Naiknya hematokrit bisa menjadi tanda kebocoran plasma darah memburuk. Pasien bisa mengalami perdarahan hingga hilang kesadaran. 

Sri mengungkapkan, pasien DBD memang sangat membutuhkan cairan untuk tubuh. Cairan yang dibutuhkan bukan sekedar air putih, tetapi cairan yang bernutrisi atau mengandung elektrolit. 

"Asupan cairan untuk tubuh itu nomor satu bagi pasien dengue," kata Sri. Ia menjelaskan, cairan itu dibutuhkan pasien DBD sebagai pengganti akibat kebocoran plasma.

(Dian Maharani)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×