kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45909,31   7,91   0.88%
  • EMAS1.354.000 1,65%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Jika alami gejala virus corona ini, segera cari pertolongan medis darurat


Kamis, 19 November 2020 / 00:00 WIB
Jika alami gejala virus corona ini, segera cari pertolongan medis darurat


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Siapapun yang terjangkit virus corona baru bisa mengalami gejala ringan hingga berat. Lalu, kapan harus mencari pertolongan medis darurat?

Mengutip laman resminya, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) meminta masyarakat untuk memperhatikan gejala virus corona.

Orang yang terpapar virus corona memiliki berbagai gejala, mulai dari yang ringan hingga parah. "Gejala bisa muncul 2 hingga 14 hari setelah terpapar virus," kata CDC. 

Baca Juga: Kasus corona di Indonesia rekor, kenali lagi gejala virus corona menurut WHO

Menurut CDS, orang dengan gejala berikut mungkin terjangkit virus corona:

  • Demam atau kedinginan
  • Batuk
  • Sesak napas atau kesulitan bernapas
  • Kelelahan
  • Nyeri otot atau tubuh
  • Sakit kepala
  • Kehilangan rasa atau bau baru
  • Sakit tenggorokan
  • Hidung tersumbat atau meler
  • Mual atau muntah
  • Diare

Tapi, daftar tersebut tidak mencakup semua kemungkinan gejala virus corona. "CDC akan terus memperbarui daftar ini saat kami mempelajari lebih lanjut tentang Covid-19," ujar mereka.

Lalu, kapan harus mencari pertolongan medis darurat jika memiliki gejala virus corona?

Baca Juga: Paling rentan terpapar virus corona, ini gejala Covid-19 pada lansia dan komorbid

CDC menyebutkan, jika seseorang menunjukkan salah satu dari tanda-tanda ini, segera mencari perawatan medis darurat:

  • Kesulitan bernapas
  • Nyeri atau tekanan yang terus-menerus di dada
  • Kebingungan baru
  • Ketidakmampuan untuk bangun atau tetap terjaga
  • Bibir atau wajah kebiruan

CDC menambahkan, orang dewasa yang lebih tua dan yang memiliki kondisi medis mendasar yang parah, seperti penyakit jantung, paru-paru, atau diabetes, tampaknya berisiko lebih tinggi untuk mengembangkan komplikasi yang lebih serius dari Covid-19.

Selanjutnya: Ini perbedaan virus corona baru dan virus flu, menurut WHO

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×