Jika ada tanda ini, berarti Covid-19 sudah mengganggu kesehatan jantung

Rabu, 20 Januari 2021 | 15:57 WIB Sumber: Kompas.com
Jika ada tanda ini, berarti Covid-19 sudah mengganggu kesehatan jantung

ILUSTRASI. Jika ada tanda ini, berarti Covid-19 sudah mengganggu kesehatan jantung. KONTAN/Fransiskus Simbolon

Miokarditis atau radang otot jantung adalah komplikasi jantung yang ditakuti, tetapi umum terkait dengan Covid-19. Diketahui, miokarditis dapat terjadi karena serangan langsung virus pada jantung, atau karena badai sitokin, yang dapat membuat tubuh menyerang sel-sel sehat secara keliru.

Dengan peradangan jantung dan masalah lainnya, otot jantung menjadi lebih lemah, menyebabkan organ membesar dan mengganggu aliran darah. Kondisi ini menyebabkan tingkat tekanan darah Anda turun secara mendadak dan menyebabkan penumpukan cairan. Tekanan berlebihan di paru-paru atau jantung juga bisa menyebabkan gagal jantung. Oleh karena itu, seseorang tidak boleh terlalu genting selama atau setelah pemulihan.

4. Saturasi oksigen

Tanda gangguan jantung akibat Covid-19 adalah saturasi oksigen yang rendah. Suatu komplikasi umum dapat terjadi ketika virus menghalangi aliran darah membawa oksigen dalam tubuh, kondisi seperti hipoksia, disorientasi, kebingungan, bibir atau wajah kebiruan.

Jika hal ini terjadi, artinya bisa jadi merupakan sinyal adanya gangguan pada jantung. Gangguan apa pun pada aliran darah dapat menyebabkan penggumpalan, meningkatkan peradangan, dan mempersulit jantung untuk melakukan tugasnya.

5. Nyeri dada

Tanda gangguan jantung lainnya efek dari infeksi Covid-19 yakni nyeri pada bagian dada. Nyeri dada sebagai gejala adalah sesuatu yang berhubungan dengan penurunan fungsi paru-paru, sesak napas, serta kerusakan jantung.

Dalam kasus Covid-19, penggandaan dan penyebaran virus dapat mengganggu fungsi jantung dan bisa merusak otot-otot jantung. Efeknya, seseorang yang terinfeksi bisa mengalami nyeri dada, atau angina.

Selain itu, nyeri dada juga dianggap sebagai salah satu tanda pertama serangan jantung. Namun, dalam beberapa kasus, nyeri dada yang ekstrem dan berdenyut serta denyut jantung yang berfluktuasi juga dapat menyebabkan pingsan.

6. Sindrom takikardia

Beberapa peneliti percaya bahwa pasien Covid-19, terutama mereka yang melakukan perjalanan jauh dapat menghadapi kondisi seperti POTS atau sindrom takikardia ortostatik postural. Sindrom ini merusak sistem saraf, menyebabkan ketidakseimbangan detak jantung, tingkat tekanan darah yang tidak biasa.

Selain itu, yang perlu diwaspadai yakni tanda takikardia juga dapat bermanifestasi menjadi gejala seperti pusing, sirkulasi darah menurun, menyebabkan jantung berdebar-debar, pusing, kekebalan tubuh yang terganggu. Itu semuanya dapat dianggap sebagai tanda awal gangguan jantung.

Itulah tanda gangguan jantung akibat Covid-19. Jika tanda-tanda itu terjadi setelah sembuh Covid-19, segera hubungi dokter.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "6 Gejala dan Tanda Covid-19 Mulai Memengaruhi Kesehatan Jantung",


Penulis : Retia Kartika Dewi
Editor : Rizal Setyo Nugroho

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

 

Selanjutnya: Kasus Covid-19 melonjak, 15 daerah ini pertama kali masuk zona merah corona

 

 

Halaman   1 2 Tampilkan Semua
Editor: Adi Wikanto
Terbaru