kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.999   -21,00   -0,12%
  • IDX 5.931   15,29   0,26%
  • KOMPAS100 772   1,98   0,26%
  • LQ45 587   2,67   0,46%
  • ISSI 205   -0,17   -0,08%
  • IDX30 332   1,08   0,33%
  • IDXHIDIV20 410   1,35   0,33%
  • IDX80 88   0,26   0,29%
  • IDXV30 111   0,28   0,25%
  • IDXQ30 107   0,33   0,31%

Jangan Menunggu Demam, Begini 2 Gejala Awal Terpapar Varian Omicron


Selasa, 01 Februari 2022 / 23:00 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

Sehingga, Erlina berpesan, jika masyarakat merasakan gatal dan nyeri tenggorokan juga batuk, segera memeriksakan diri. 

"Itu kondisi saat ini yang kita curigai sebagai Omicron. Enggak sampai demam, jadi jangan menunggu demam. Apalagi, kalau ada riwayat (kontak) dengan (pasien) Omicron, segera periksakan diri," imbuh dia.

Sementara untuk gejala sedang hingga berat dan kritis, Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso Mohammad Syahril mengatakan, tergantung keparahannya. 

Dia mengungkapkan, beberapa gejala yang muncul adalah kesulitan bernapas dan gangguan pada sistem pencernaan. "Intinya, paling besar serangan pada sistem saluran napas," ungkapnya.

"Sehingga, kalau dia masuk (dengan gejala) berat bahkan kritis, perlu pertolongan oksigen, yakni dengan high flow nasal cannula (HFNC). Itu tekanannya sangat tinggi. Bahkan kalau sudah masuk kritis, pasien harus menggunakan ventilator," kata Syahril. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Begini Gejala Ringan, Sedang, dan Berat Pasien Omicron"

Penulis: Mutia Fauzia
Editor: Bagus Santosa

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×