HOME

Jangan lupa, hitung kalori menu makanan Lebaran agar tetap sehat

Minggu, 24 Mei 2020 | 20:00 WIB Sumber: Grid
Jangan lupa, hitung kalori menu makanan Lebaran agar tetap sehat

ILUSTRASI. ilustrasi ayam opor

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Perayaan Idul Fitri 2020 identik dengan menu makanan khas yang sebagian besar tinggi kalori. Kalori menu makanan Lebaran diketahui memang sangat tinggi, namun beberapa makanan ini tetap terhidang di meja saat Idul Fitri 2020 karena sudah menjadi tradisi.

Jika tak ingin tubuh melebar usai Idul Fitri 2020, tentu kamu harus menghitung jumlah kalori yang sudah kamu konsumsi. Informasi tentang Idul Fitri 2020 kali ini akan membahas mengenai kalori menu makanan Lebaran yang biasa disajikan.

Baca Juga: Lebaran 2020 tanpa tradisi open house di Istana negara

Apa saja, sih makanannya? Dan berapa besar sih kalori yang diterima tubuh jika mengonsumsinya? Selama Lebaran, tentu rasanya tak lengkap tanpa melahap berbagai hidangan spesial.

Biasanya kue kering, opor ayam, rendang, juga berbagai minuman manis akan terhidang di meja makan. Tentu, hidangan tersebut memiliki kalori yang berbeda.

Dilansir dari Kompas.com, Minggu (24/5/2020), Ratna Yuliana, SP, pakar gizi lulusan Program Studi Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga IPB, mengungkapkan bahwa penyumbang kalori terbesar jatuh kepada santan.

"Yang paling tinggi menyumbang kalori adalah santannya. Satu porsi opor ayam sekitar 200 gram, dengan 700 kalori. Berarti untuk satu kali makan pagi, sudah kelebihan kalori," kata Ratna.

Baca Juga: Ini alasan Wali Kota Bekasi ajukan relaksasi PSBB ke Ridwan Kamil

Ratna juga menambakhan kalau santan memiliki 700 kalori dalam setiap mangkuknya.

“Santan ini yang tinggi kalori. Kalau dengan kuah, satu porsi kalorinya 700, tapi kalau hanya daging ayamnya, bisa berkurang jauh, satu porsi hanya 200 kalori," jelasnya.

Sama halnya dengan rendang. Makanan yang terbuat dari daging sapi ini memiliki 897 kalori pada setiap potong rendang kering seberat 337 gram.

Editor: Noverius Laoli


Terbaru