Jangan Diremehkan, Nyeri Di bagian Tubuh Ini Adalah Ciri-Ciri Awal Serangan Jantung

Jumat, 02 September 2022 | 13:54 WIB Sumber: P2PTM Kemenkes RI
Jangan Diremehkan, Nyeri Di bagian Tubuh Ini Adalah Ciri-Ciri Awal Serangan Jantung

ILUSTRASI. Jangan Diremehkan, Nyeri Di bagian Tubuh Ini Adalah Ciri-Ciri Awal Serangan Jantung


KONTAN.CO.ID - Jakarta. Ciri-ciri awal serangan jantung bisa berupa nyeri di bagian tubuh tertentu. Namun selama ini banyak orang meremehkan ciri-ciri awal serangan serangan jantung tersebut, sehingga berujung pada kematian.

Mengutip keterangan di website Kementerian Kesehatan, serangan jantung selalu di awali dengan ciri-ciri tertentu. Ciri-ciri awal serangan jantung antara lain berupa nyeri.

Seringkali gangguan dan serangan jantung menyebabkan penderitanya mengeluh nyeri atau rasa tidak nyaman. Cermati lokasi yang ditimbulkan oleh nyeri atau rasa tidak nyaman yang menjadi ciri-ciri serangan jantung.

Kenali juga cara membedakan nyeri  akibat serangan jantung dan karena penyebab lain. Dengan demikian, Anda akan lebih waspada jika terjadi serangan jantung.

Gejala paling umum dari penyakit jantung coroner adalah  angina atau angina pectoris yang juga dikenal sebagai nyeri dada. Angina dapat digambarkan sebagai ketidaknyamanan, berat, tertekan, sakit, terbakar, rasa penuh, seperti diremas, atau nyeri akibat penyakit jantung coroner.

Baca Juga: 6 Makanan yang Dilarang bagi Penderita Penyakit Jantung, Jangan Coba-Coba!

Seringkali angina diduga sebagai nyeri lambung. Angina biasanya dirasakan berupa nyeri di dada sebelah kiri, tetapi nyeri dapat menjalar ke bahu, lengan, tenggorokan, rahang atau punggung.

Berikut tempat-tempat nyeri yang menjadi ciri-ciri awal serangan jantung

  • Nyeri di belakang tulang dada
  • Nyeri di belakang dada menjalar ke leher
  • Nyeri dari dada ke bahu dan lengan
  • Nyeri dari dada menjalar ke rahang
  • Nyeri dari dada bawah di ulu hari (sering ditafsirkan sakit maag)
  • Nyeri di daerah punggung diatara kedua belikat

Jika anda mengalami nyeri di atas, anda harus lebih waspada terhadap serangan jantung. Jika anda belum pernah didiagnosa dengan penyakit jantung, anda harus segera mencari penyebab nyeri tersebut. Jika anda sudah pernah mengalami angina sebelumnya, gunakanlah obat angina anda seperti yang dianjurkan dokter anda dan amatilah gejala angina anda apakah pola angina anda teratur atau makin memburuk.

Penyebab angina

Angina terjadi ketika aliran darah ke jantung berkurang sehingga mempengaruhi pengiriman oksigen ke jantung yang penting untuk memberi nutrisi ke sel otot jantung. Ketika hal ini terjadi, otot jantung harus menggunakan sumber lain sebagai energi untuk menjalankan fungsinya memompa darah ke tubuh.

Sumber energi ini berupa asam laktat. Tetapi asam laktat terbukti tidak efisien karena dapat menumpuk di otot jantung dan menyebabkan rasa sakit. Beberapa obat angina bekerja dengan menghambat penggunaan asam laktat ini sebagai sumber energi.

Jenis-jenis angina

Ada dua macam angina, yakni:

  • Angina stabil. Rasa sakit yang timbul dapat diprediksi dan muncul hanya pada saat beraktivitas atau dalam tekanan emosi  dan menghilang saat beristirahat
  • Angina tidak stabil. Hal ini bisa merupakan gejala terjadinya serangan jantung. Nyeri yang dirasakan berbeda dengan nyeri angina biasa atau nyeri yang terjadi

Itulah berbagai ciri-ciri awal serangan jantung yang harus diwaspadai. Jadi jangan anggap remeh nyeri di dada, bisa jadi itu adalah ciri-ciri awal serangan jantung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Adi Wikanto

Terbaru