kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.772.000   35.000   1,28%
  • USD/IDR 16.983   10,00   0,06%
  • IDX 9.017   -117,67   -1,29%
  • KOMPAS100 1.239   -16,16   -1,29%
  • LQ45 874   -10,39   -1,17%
  • ISSI 330   -4,38   -1,31%
  • IDX30 446   -7,89   -1,74%
  • IDXHIDIV20 522   -16,46   -3,06%
  • IDX80 138   -1,75   -1,26%
  • IDXV30 143   -5,38   -3,62%
  • IDXQ30 143   -3,00   -2,06%

Jangan abaikan kebutuhan serat anak


Senin, 14 Maret 2016 / 11:48 WIB
Jangan abaikan kebutuhan serat anak


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Makanan mengandung serat bukan hanya diperlukan oleh orang dewasa, tapi juga anak-anak. 

Serat makanan selama ini hanya dikaitkan dengan kesehatan saluran cerna. Padahal, kecukupan serat bisa membantu mencegah kegemukan.

Penelitian menunjukkan, semakin cukup kebutuhan serat anak, makin sedikit mereka mengonsumsi lemak dan gula. Ini karena makanan kaya serat mengandung sedikit kalori dan lebih lama dicerna sehingga perut terasa lebih kenyang.

Menurut Leona Victoria APD, ahli gizi, peran serat dalam tumbuh kembang anak tidak boleh diremehkan.

"Serat berfungsi untuk memadatkan makanan, sebagai alat untuk masuknya vitamin dan mineral, serta melancarkan sistem pencernaan," katanya dalam acara talkshow Dunia Cita Rasa Anak di Jakarta Kids Festival 2016 (12/3).

Manfaat lain dari serat adalah menjaga gula darah dan kadar insulin stabil. Penelitian juga menyimpulkan serat membantu mengontrol Kolesterol dan melindungi tubuh dari kanker. 

"Serat sangat dianjurkan untuk laki-laki karena secara genetik mereka rentan menderita kanker usus," kata ahli gizi lulusan dari Universitas Sidney Australia ini.  

Leona menyebutkan, anak-anak dan orang dewasa memiliki kebutuhan serat yang sama, yakni sekitar 19-25 gram perhari. Kebutuhan serat itu sebaiknya dicukupi dari bahan makanan, ketimbang suplemen.

Sayangnya, kebanyakan anak menganggap makanan bergizi itu tidak enak. Misalnya saja sayur-sayuran atau buah.

"Makanan bergizi tidak hanya buah dan sayuran, tapi juga terdapat dalam jenis makanan lain yang memiliki cita rasa enak bagi anak seperti ikan dan kacang-kacangan, susu, atau biji-bijian yang dapat ditemukan dalam roti, sereal, atau camilan," kata Leona.

Camilan sebagai pelengkap makan anak di antara waktu makan bisa dijadikan celah untuk menambah nutrisi dan mencegah anak rewel karena perutnya lapar.

Camilan mengandung serat, lanjutnya, dapat mempertahankan rasa kenyang lebih lama. Hal ini juga dapat mencegah gula darah turun sehingga konsentrasi dan stamina menurun. (Lusia Kus Anna)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Berita Terkait



TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×