kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.008   45,00   0,25%
  • IDX 5.777   81,50   1,43%
  • KOMPAS100 750   14,74   2,01%
  • LQ45 569   12,13   2,18%
  • ISSI 200   1,70   0,86%
  • IDX30 322   6,65   2,11%
  • IDXHIDIV20 396   7,30   1,88%
  • IDX80 85   1,69   2,03%
  • IDXV30 108   1,37   1,29%
  • IDXQ30 104   1,75   1,72%

Jamur hitam bikin cemas! Ketahui gejala dan penyebabnya


Rabu, 28 Juli 2021 / 11:11 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Tetapi, seseorang lebih mungkin mengalami infeksi jamur hitam jika memiliki sistem kekebalan yang lemah karena obat yang dikonsumsi atau memiliki kondisi kesehatan seperti: 

  • Diabetes, terutama bila tidak terkontrol 
  • HIV atau AIDS 
  • Kanker 
  • Transplantasi organ 
  • Transplantasi sel induk 
  • Neutropenia (jumlah sel darah putih rendah)
  • Penggunaan steroid jangka panjang 
  • Penggunaan narkoba suntik 
  • Tingginya kadar zat besi dalam tubuh (hemokromatosis) 
  • Kesehatan buruk dari gizi buruk 
  • Tingkat asam yang tidak merata dalam tubuh (asidosis metabolik) 
  • Kelahiran prematur atau berat badan lahir rendah 

Penyakit jamur hitam juga lebih mungkin terjadi jika seseorang mengalami cedera kulit seperti luka bakar, terpotong, atau luka. Selain itu, untuk sekarang ini, kasus penyakit jamur hitam telah dilaporkan pada orang dengan Covid-19. 

Untuk diketahui, mucormycosis merupakan penyakit yang tidak menular. 

Baca Juga: Sudah masuk ke Indonesia, ini gejala dan cara mengatasi jamur hitam India




TERBARU
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

[X]
×