kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.723.000   -27.000   -0,98%
  • USD/IDR 17.753   12,00   0,07%
  • IDX 6.493   87,38   1,36%
  • KOMPAS100 846   12,08   1,45%
  • LQ45 639   6,81   1,08%
  • ISSI 229   3,88   1,72%
  • IDX30 357   3,17   0,90%
  • IDXHIDIV20 435   3,06   0,71%
  • IDX80 96   1,30   1,37%
  • IDXV30 121   1,09   0,91%
  • IDXQ30 113   0,71   0,63%

Jamur hitam bikin cemas! Ketahui gejala dan penyebabnya


Rabu, 28 Juli 2021 / 11:11 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Tetapi, seseorang lebih mungkin mengalami infeksi jamur hitam jika memiliki sistem kekebalan yang lemah karena obat yang dikonsumsi atau memiliki kondisi kesehatan seperti: 

  • Diabetes, terutama bila tidak terkontrol 
  • HIV atau AIDS 
  • Kanker 
  • Transplantasi organ 
  • Transplantasi sel induk 
  • Neutropenia (jumlah sel darah putih rendah)
  • Penggunaan steroid jangka panjang 
  • Penggunaan narkoba suntik 
  • Tingginya kadar zat besi dalam tubuh (hemokromatosis) 
  • Kesehatan buruk dari gizi buruk 
  • Tingkat asam yang tidak merata dalam tubuh (asidosis metabolik) 
  • Kelahiran prematur atau berat badan lahir rendah 

Penyakit jamur hitam juga lebih mungkin terjadi jika seseorang mengalami cedera kulit seperti luka bakar, terpotong, atau luka. Selain itu, untuk sekarang ini, kasus penyakit jamur hitam telah dilaporkan pada orang dengan Covid-19. 

Untuk diketahui, mucormycosis merupakan penyakit yang tidak menular. 

Baca Juga: Sudah masuk ke Indonesia, ini gejala dan cara mengatasi jamur hitam India




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×