kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.738.000   -32.000   -1,16%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Jadi Syarat Perjalanan, Kenali Efek Samping Vaksin Booster dan Cara Mengatasinya


Kamis, 14 Juli 2022 / 06:00 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

2. Hindari alkohol 

Alkohol tidak akan menurunkan respons kekebalan tubuh, tetapi dapat menyebabkan gejala yang mirip dengan yang terkait dengan vaksin. Jadi, sebagai peringatan, sebaiknya hindari minum berlebihan sebelum dan sesudah vaksinasi.

3. Hindari aktivitas berat 

Anda juga disarankan untuk sering melatih lengan Anda sebelum vaksinasi. Akan tetapi, usai vaksin Anda disarankan untuk mengistirahatkan lengan Anda selama satu hingga dua hari. Sebab, menggerakan lengan secara berlebihan usai vaksin bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh. 

Baca Juga: Tinjau Booth Kemenkes di Jakarta Fair, Menkes : Jangan Lupa Prokes dan Lakukan Vaksin

4. Siapkan asetaminofen atau ibuprofen 

Secara medis, obat antipiretik atau analgesik seperti asetaminofen dan obat antiinflamasi nonsteroid dapat digunakan untuk pengobatan gejala pascavaksinasi. 
Jika Anda mengalami demam selama lebih dari 48 jam setelah vaksinasi, Anda disarankan untuk melakukan tes Covid-19. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "4 Cara Mencegah atau Mengurangi Efek Vaksin Booster"
Penulis : Ariska Puspita Anggraini
Editor : Ariska Puspita Anggraini

  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×