kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Inilah efek samping vaksin corona, Indonesia akan vaksinasi awal 2021


Kamis, 24 Desember 2020 / 06:24 WIB
ILUSTRASI. Inilah efek samping vaksin corona, Indonesia akan vaksinasi awal 2021. REUTERS/Russell Cheyne/Pool


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

Semua vaksin virus corona juga telah diuji ketat secara klinis, dan ditinjau secara menyeluruh oleh FDA, CDC, serta lembaga kesehatan terpecaya dan independen. "Setiap kemungkinan adanya efek samping vaksin Covid-19 akan dinformasikan denganjelas ke publik," tambah Sostman.

Spesialis perawatan klinis dari Cleveland Clinic, Rachel Scheraga, mengatakan, hingga saat ini belum ada efek samping lain yang ditemukan mengenai vaksin virus corona yang beredar. Efek samping vaksin virus corona yang terjadi masih sama seperti vaksin-vaksin pada umumnya. "Namun, ini masih proses awal dan masih akan trus dilakukan pengujian," ucap Scheraga.

Baca juga: Sebagian besar masyarakat salah memahami 4 hal ini tentang virus corona

Bisakah vaksin tersebut memicu infeksi Covid-19?

Selain itu, banyak orang yang juga menkhawatirkan efek samping vaksin virus corona ini bisa memicu reaksi infeksi. Menurut Scheraga, vaksin virus corona yang sudah disetujui peredarannya itu tidak akan memicu penularan Covid-19. "Setelah vaksinasi, sistem kekebalan tubuh bisa melawannya dengan cepat. Jadi, tidak akan memicu infeksi," ucap dia.

Jadi, kekhawatiran akan efek samping vaksin virus corona tersebut tak perlu dirisaukan oleh masyarakat. Vaksin virus corona yang sudah diedarkan itu telah melalui banyak eksperimen. "Vaksin yang sudah ada itu telah teruji keamanan dan efektivitasnya. Jadi, tak perlu kahwatir lagi," tambah Scheraga.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Vaksin Covid-19 Sudah Diedarkan, Pahami Efek Sampingnya",


Penulis : Ariska Puspita Anggraini
Editor : Ariska Puspita Anggraini

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Selanjutnya: Sudah punya antibodi, apakah pasien sembuh dari corona masih harus divaksin?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×